Data BPS NTB Laju Inflasi NTB Menurun 1,19%

BPS, Laju Inflasi NTB Turun 1,19%

Mataram -Indeks perkembangan pertumbuhan ekonomi di seluruh sektor di NTB sangat fluktuatif. Menurut BPS Provinsi NTB,  yang disampaikan oleh Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi NTB, Lalu Putradi dalam pres rilisnya pada hari Senin 2/9 di aula BPS  NTB sebagai berikut.

INFLASI GABUNGAN KOTA MATARAM DAN KOTA BIMA AGUSTUS 2019*
1⃣ Pada bulan Agustus 2019, Nusa Tenggara Barat mengalami deflasi sebesar 0,39 persen, atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 136,12 pada bulan Juli 2019 menjadi 135,59 pada bulan Agustus 2019. Angka deflasi ini berada di bawah angka inflasi nasional yang tercatat sebesar 0,12
 persen.
2⃣ Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram mengalami deflasi sebesar 0,35 persen dan Kota Bima mengalami deflasi sebesar 0,56 persen.
3⃣ Deflasi Nusa Tenggara Barat bulan Agustus 2019 sebesar 0,39 persen terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan dengan penurunan indeks pada Kelompok Bahan Makanan sebesar 1,78 persen dan Kelompok Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 0,81 persen. Sedangkan kenaikan indeks terjadi pada Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olah raga sebesar 1,13 persen; Kelompok Sandang sebesar 0,89 persen; Kelompok Kesehatan sebesar 0,39 persen; Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,09 persen dan Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan bakar sebesar 0,03 persen.
4⃣ Laju inflasi Nusa Tenggara Barat tahun kalender Agustus 2019 sebesar 1,19 persen lebih rendah dibandingkan inflasi tahun kalender Agustus 2018 sebesar 2,06 persen. Sedangkan laju inflasi “tahun ke tahun” Agustus 2019 sebesar 2,29 persen lebih rendah dibandingkan dengan laju inflasi “tahun ke tahun” di bulan Agustus 2018 sebesar 3,42 persen.

*NILAI TUKAR PETANI NTB AGUSTUS 2019*
1⃣ Penghitungan Nilai Tukar Petani menggunakan tahun dasar 2012=100 dimana pada bulan Agustus 2019 tercatat Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) sebesar 118,91 persen; Nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) 81,36 persen; Nilai Tukar Petani Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) 93,88 persen; Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPT) 133,58 persen dan Nilai Tukar Petani Perikanan (NTNP) 109,51 persen. Nilai Tukar Petani Perikanan (NTNP) dirinci menjadi NTP Perikanan Tangkap (NTN) tercatat 119,62 persen dan NTP Perikanan Budidaya (NTPi) tercatat 93,21 persen.  Secara gabungan, Nilai Tukar Petani Provinsi NTB sebesar 113,40 persen yang berarti NTP bulan Agustus 2019 mengalami peningkatan 0,98 persen bila dibandingkan dengan bulan Juli 2019 dengan Nilai Tukar Petani sebesar 112,29 persen.
2⃣ Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) bulan Agustus 2019 sebesar 120,79 persen atau naik 0,41 persen dibandingkan dengan bulan Juli 2019 sebesar 120,29 persen. Sebagian besar NTUP bernilai di atas 100 kecuali untuk subsektor hortikultura yang hanya sebesar 89,86 persen. NTUP sub sektor lainnya masing-masing sebagai berikut : Peternakan 144,21 persen; Tanaman Pangan 123,16; Perikanan 120,43; dan Tanaman Perkebunan Rakyat 102,02. 
3⃣ Dari 33 Provinsi yang dilaporkan pada bulan Agustus 2019, terdapat 20  provinsi yang mengalami peningkatan NTP dan 13 provinsi mengalami penurunan NTP. Peningkatan tertinggi terjadi di Provinsi Banten yaitu sebesar 1,29 persen, sedangkan penurunan NTP tertinggi terjadi di Provinsi Jambi yaitu sebesar (1,53) persen.
4⃣ Pada bulan Agustus 2019, terjadi deflasi di daerah perdesaan di Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar  0,47 persen. Deflasi disebabkan karena terjadinya penurunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) pada kelompok bahan makanan sebesar (1,15) persen.

*STATISTIK HOTEL & PARIWISATA NTB JULI 2019*
1⃣ Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada bulan Juli 2019 mengalami kenaikan dibandingkan bulan Juni 2019 sebesar 6,51 poin. TPK bulan Juli 2019  mencapai sebesar 43,85 persen, sedangkan TPK hotel bintang bulan Juni 2019 hanya sebesar 37,34 persen. Jika dibandingkan dengan TPK hotel bintang bulan Juli  2018 sebesar 60,44 persen, berarti mengalami penurunan  sebesar 16,59 poin. 
2⃣ Rata-rata lama menginap (RLM) tamu hotel bintang pada bulan Juli 2019 tercatat 2,15 hari. Ini mengalami kenaikan  sebesar 0,12 hari dibandingkan dengan RLM bulan Juni 2019 sebesar 2,03 hari. 
3⃣ Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang pada bulan Juli 2019 tercatat 65.858 orang yang terdiri dari 46.384 orang tamu dalam negeri (70,43 %) dan 19.474 orang tamu luar negeri  (29,57 %).
4⃣ TPK Hotel Non Bintang bulan Juli 2019 sebesar 27,71 persen mengalami kenaikan sebesar  1,65 poin dibanding bulan Juni 2019 dengan TPK sebesar 26,06 persen. Jika  dibandingkan dengan bulan Juli 2018 mengalami penurunan sebesar 2,56  poin dari 30,27 persen.
5⃣ Rata-rata lama menginap (RLM) tamu di Hotel Non Bintang pada bulan Juli 2019 sebesar 1,79 hari, mengalami penurunan 0,04 hari dibandingkan dengan RLM bulan Juni 2019 sebesar 1,83 hari. 
6⃣ Jumlah wisatawan asing yang datang melalui direct flight di Bandara Internasional Lombok bulan Juli 2019 sebanyak 5.317 orang. Terbanyak dari Australia 1.452 orang dan China 699 orang.

*STATISTIK TRANSPORTASI NTB JULI 2019*
1⃣ Jumlah penumpang yang datang melalui angkutan laut pada bulan Juli 2019 naik sebesar 42,33 persen dibandingkan bulan Juni 2019. Sedangkan jumlah penumpang berangkat naik sebesar 37,81 persen.
2⃣ Jumlah barang yang dibongkar melalui pelabuhan laut pada bulan Juli 2019 naik 10,40 persen dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan barang yang dimuat turun sebesar 37,92 persen.
3⃣ Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan domestik pada bulan Juli 2019 sebanyak 136.468 orang, turun sebesar 0,48 persen dibanding bulan Juni 2019. Jumlah penumpang yang datang melalui penerbangan internasional naik 13,69 persen menjadi sebanyak 11.710 orang.
4⃣ Jumlah penumpang yang berangkat pada bulan Juli 2019 melalui penerbangan domestik 133.240 turun sebesar 0,68 persen dibandingkan bulan Juni 2019. Sedangkan jumlah penumpang yang berangkat melalui penerbangan internasional naik sebesar 64,00 persen dari 9.838 orang menjadi 16.134 orang.
5⃣ Jumlah barang yang dibongkar pada bulan Juli 2019 melalui penerbangan domestik sebesar 563.166 Kg, naik 44,71 persen dibanding bulan Juni 2019. Tidak ada barang yang dibongkar di terminal internasional pada bulan Juli 2019. Barang yang dimuat di terminal dosmetik pada bulan Juli 2019 naik 27,33 persen dari bulan sebelumnya. Barang yang dimuat di terminal  internasional naik 162,26 persen dibanding bulan Juni 2019.

*STATISTIK EKSPOR IMPOR NTB JULI 2019*
1⃣ Nilai ekspor Provinsi Nusa Tenggara Barat bulan Juli  2019 sebesar US$ 28.872.069 mengalami kenaikan cukup tinggi sebesar 3.709,00  persen jika dibandingkan dengan ekspor  bulan Juni 2019 yang bernilai US$ 757.996. karena ada ekspor Barang Tambang/ Galian Non Migas.
2⃣ Ekspor bulan Juli 2019 yang terbesar ditujukan ke Korea Selatan yaitu sebesar 48,60 persen, disusul ke Jepang 48,42 persen, dan Amerika Serikat sebesar 1,48 persen, serta China 1,04 persen.
3⃣ Jenis barang ekspor Provinsi NTB yang terbesar pada bulan Juli 2019 adalah Barang Galian/ Tambang Non Migas senilai US$ 27.895.786 (96,62 persen), Ikan dan Udang US$ 354.769 (1,23 persen), Garam, Belerang, Kapur sebesar 253.106 US$ (0,88 persen), Kopi, Teh, dan Rempah-rempah sebesar US$ 105.774 (0,37 persen), serta Produk Hewani sebesar US$ 87.646 (0,30 persen).
4⃣ Nilai impor pada bulan Juli 2019 senilai US$ 24.351.587. Ini berarti impor mengalami kenaikan sebesar 244,46 persen dibandingkan dengan impor bulan Juni 2019 sebesar US$ 7.069.410. Sebagian besar Impor berasal dari negara Jepang (43,20 persen), Amerika Serikat (26,29 persen), Singapura (77,60 persen), dan Australia (7,28 persen).
5⃣ Jenis barang impor dengan nilai terbesar adalah Karet dan Barang dari Karet sebesar 43,62 persen, Mesin-mesin/ Pesawat Mekanik 27,08 persen, serta Kendaraan dan Bagiannya.(N3G)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru