Pedagang Hewan Kurban Menjamur Jelang Idul Adha


(04/08/19).Menjelang Hari Raya Idul Adha pedagang hewan kurban mulai menjamur sejak 2 mingu lalu seperti yang ada di pinggir jalan Gajah Mada depan UIN Mataram.  Dengan nama Swalayan Sapi dan Kambing adalah milik Affan asli Bima yang tinggal di BTN Mapak ini dia juga seorang guru yang mengajar disalah satu yayasan al quran An-Nahl  di jempong.
Affan mengatakan dengan memperoleh pinjaman modal dari donator yayasan sebesar 150 juta Affan membeli 51 ekor kambing dan 16 ekor sapi di sejumlah pasar yang tersebar di pulau  lombok seperti  Lombok tengah,Lombok Timur, sekotong  Lombok Barat.
“Kambing yang laku sekitar 30 ekor dari sejak
dibuka pada tanggal 15 juli lalu. Untuk sapi sendiri yang laku sudah 12 ekor dari 16 sapi yang disiapkan. Harga kambing dari 1.800.000 s/d 4.000.000 sedangkan kambing dari harga 13 juta samapai dengan 18,5 juta”. Akui Affan
Lebiih jauh Affan menuturkan pihak kesehatan kota mataram telah datang mengecek kondisi kesehatan sapi dan kambingnya, apakah layak dikurbankan  atau tidak, dari sekian ekor sapi dan kambing pihak dinas kesehatan menyatakan sehat dan layak dijadikan hewan kurban, hal ini ditandai dengan diberikannya cap atau stempel pada badan kambing dan sapi.
Terkait masalah keamanan, Affan menjelaskan untuk menjaga keamanan sapi dan kambing ini, telah  mempekerjakan 4 orang yang siap membantu, selain menjaga keamanan juga memberi makan hewan kurban agar kondisi kesehatannya tetap terjaga.  4 orang yang dipekerjakan sejak dibukanya Swalayan Hewan Kurban sampai selesainya Idul Adha mereka  diberi honor kurang lebih 5 juta rupiah.
Sambung Affan, untuk pembeli kambing dan sapi banyak dari kelompok-kelompok pengajian yang ada dmasjid-masjid dan BTN yang tersebar di Kota Mataram.
Lain halnya dengan salah seorang warga asal jempong Sukiyah , hewan kurban berupa kambing ini hanya didatangkan dari wilayah Lobok Barat tanpa membeli namun sistim bagi hasil dari pemilik kambing.
Sukiyah mengaku  untuk satu ekor kamping yang terjual keuntungan yang diperoleh kisaran 150 ribu sampai 300 ribu rupiah. Tidak seperti tahun lalu, kambing yang dijual sebanyak 25 ekor namun tahun ini sebanyak 20 ekor  akibat semakin banyaknya orang jualan hewan krban. Rencananya hewan kurban ini akan digelar  sampai H + 3 Lebaran Idul Adha.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru