Pelatihan Pasar Kampung Online Di Mataram

Saya menyambut baik kegiatan pelatihan hari ini, dan saya berharap pemerintah provinsi lebih banyak menempatkan kegiatannya di Kota Mataram sebagai ibukota provinsi” kata Kadis Kominfo kota Mataram Nyoman Suandiyasa di hadapan puluhan peserta pelatihan pasar kampung online tadi siang. Kegiatan yang disambut antusias peserta tersebut berlangsung sejak pukul 15.00 Wita di Lesehan Sasak Resto Dakota Rembige Mataram. Puluhan anggota KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) binaan Diskominfotik Kota Mataram berkumpul dan berdiskusi hingga pukul 17.30 wita. Dalam sambutnanya kadis kominfo juga berterimakasih kepada para peserta yang hadir, terutama kepada para anggota KIM yang telah berpartisipasi dalam penyampaian informasi kepda masyarakat Mataram.

Dalam program Peningkatan SDM kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Pelatihan Pasar Kampung Online 2019 tahun ini, hadir pembicara yang sudah cukup banyak makan asam garam dunia online yaitu Ahmad Jumaili S.Pd. Selain itu kegiatan siang tadi juga menghadirkan H Tarmizi SE yang bercerita tentang NTB care. Dalam kegiatan yang diikuti oleh sekitar 30an peserta yang terdiri dari wajah baru anggota KIM serta anggota KIM lama lainnya. Diantara KIM yang hadir adalah Antara lain KIM Cakranegara, KIM Mataram, KIM Ampenan, KIM Sekarbela, KIM Selaparang, serta KIM dari Kelurahan.

Kegiatan siang tadi cukup dinamis. Bahkan ada salah seorang peserta yang sampai sesenggukan saat menceritakan upayanya meningkatkan tarap harapan para korban bencana di KLU dengan memasarkan madu trigona KLU. Salah satu pembicara yang banyak diapresiasi adalah Ahmad Jumaili. Dalam paparannya Ahmad Jumaili menguraikan betapa orang-orang hanya menghabiskan waktu untuk berselancar dan tidak mendapatkan apa-apa secara ekonomi. Padahal keberadaan dunia maya bisa menghasilkan banyak uang. Ia menceritakan pengalamannya membina peternak telur yang kemudian mendapatkan respon positif dari banyak pihak. Menurutnya, generasi saat ini adalah generasi “N” atau genersasi Nunduk. Di banyak tempat kita bertemu orang sedang menunduk menghadap handphone. Jumlah HP, dua kali lipat jumlah penduduk bumi. Ini dikatenakan tiap orang memiliki dua HP.

Ahmad jumaeli menyarankan agar para peserta yang hadir untuk segera terlibat dalam bisnis online agar tidak ditipu produsen. Dunia maya saat ini adalah peluang besar bagi orang yang ingin maju.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru