Sarung Tenun Bima Mendunia

KIM oi Talaga, Salah satu warisan Budaya di Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) yang masih terjaga hingga saat ini adalah kerajinan Tenun, dan menarik perhatian pecinta Fashion Tanah Air hingga Dunia Barat untuk di bawa ke Ajang model Dunia, dan tenunan ini masih di lakoni sejumlah kelurahan /Desa baik di Kota maupun Kabupaten Bima. 

Selasa,(2/4/2019) Salah satu pengrajin Tenun di Kelurahan Ntobo, Laela (40) Mengaku" Mulai belajar menenun sejak berumur (15 tahun)  di samping ibu rumah tangga adalah mengerjakan Tenunan, sudah banyak sarung yang saya hasilkan di antaranya" Tembe Renda dan beberapa macam di antaranya, Fare (padi),Ta, i mbe, e (tahi Kambing),woi lako (gigi anjing),wunta Golka (kembang Golka), serta bunga mawar dan melati dan banyak lagi yang lainya"harganya sekitar 500rb. Ucapnya

Selain Laela ada juga Sumyati (28Tahun), sudah pandai menenun mengaku" sangat senang bisa menenun, karna bisa membantu suami dan menambah uang jajan dan arisan, untuk satu sarung biasanya menghabiskan waktu 5-10 hari. Ucapnya sambil tersenyum

Lanjutnya lagi"Motif yang saya tenun adalah Zig-zag, mata Sapi, Salungka biasa, kapi keu(jepi kepiting) Ro, o nahi(daun siri) dan lain -lain dan harganya sekitar 400rb. Bebernya

Menenun telah menjadi mata pencaharian dan profesi bagi warga kelurahan Ntobo selain bertani, untuk satu kain bisa di selesaikan lima sampai sepuluh hari. 

Selain itu ada lagi Marjan (40 tahun) penenun sekalian pemborong sarung untuk di jual di luar Daerah Kota Bima,mengaku"Sudah banyak sarung yang saya hasilkan dan saya jual di berbagai Daerah baik di dalam maupun di luar Negeri dan orang Barat datang langsung di tempat saya karna tenunan Bima lebih khusus kelurahan Ntobo mutu dan kualitasnya bagus, sering di pakai pada Ajang Fashion di Tingkat Nasional maupun di luar Negeri. Tutupnya

Masyarakat Bima terutama kelurahan Ntobo selain bertani mereka Ahli membuat sarung tenun dengan menggunakan alat Tradisional dan di wariskan kepada Anak-anaknya agar tidak punah, bertenun bukan hanya di kerjakan oleh orang dewasa juga dapat di jerjakan oleh anak berusia (12 tahun)  untuk menopang Ekonomi Keluarga.  ARIFIN

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru