BI Dorong Kemajuan UMKM Di NTB

Bank Indonesia sebagai bank sentral berupaya untuk turut serta memberikan kontribusi terbaik dalam pengembangan UMKM. Kebijakan Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga sebagai upaya mendukung tugas utama Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan dan kehandalan sistem pembayaran.

Selama tahun 2018, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB telah melakukan berbagai program pengembangan UMKM diantaranya program pengembangan klaster, program Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (WUBI) dan program Wirausaha Perempuan Bank Indonesia (WPBI). 

Program pengembangan klaster yang dilakukan KPwBi Provinsi NTB terbagi menjadi 3 jenis yaitu klaster ketahanan pangan yang bertujuan untuk pengendalian inflasi komponen bergejolak. Klaster Local Economic Development (LED) yang bertujuan untuk mendukung pengembangan komoditas unggulan daerah, dan klaster berbasis pariwisata yang mendukung pengembangan sektor pariwisata.

Pada program tersebut Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB memberikan bantuan teknis antara lain berupa pelatihan, studi banding, penguatan kelembagaan, dan lainnya, serta bantuan sarana prasarana. Di tahun 2018, jumlah klaster ketahanan pangan yang dibina berjumlah 5 (lima) klaster, antara lain, klaster Bawang Putih di Lombok Timur, klaster Sapi di Sumbawa, klaster Sapi di Lombok Utara, klaster Cabe di Lombok Timur, dan Klaster Padi di Lombok Tengah.

Sedangkan, jumlah klaster LED yang dibina berjumlah 2 (dua) klaster, antara lain klaster Gula Aren di Lombok Barat, klaster Kopi di Sumbawa, dan jumlah klaster berbasis pariwisata yaitu klaster tenun Pringgasela di Lombok Timur.

Program selanjutnya yaitu Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (WUBI) 2018 dengan jumlah peserta sebanyak 15 (lima belas) orang wirausaha. Dalam program tersebut, para peserta diberikan berbagai pengetahuan baik softskill maupun hardskill untuk menjadi seorang wirausaha unggulan. 

Sejenis dengan program WUBI, program Wirausaha Perempuan Bank Indonesia (WPBI) merupakan program pendampingan wirausaha khusus perempuan. Jumlah peserta yang turut serta sebanyak 20 (dua puluh) orang. Tujuan dari program ini adalah untuk mendorong perempuan di Provinsi NTB menjadi perempuan mandiri dan berkontribusi bagi perekonomian keluarganya.

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB Achris Sarwani mengatakan, telah melakukan diseminasi hasil penelitian Komoditas, Produk, Jenis Usaha Unggulan (KPJU) UMKM Provinsi NTB sejak tahun 2017.

“ Ini sebagai bentuk dukungan kami dalam memberikan advisory kepada Pemerintah Daerah mengenai komoditas, produk, jenis usaha apa saja yang perlu diutamakan dalam pengambilan kebijakan pengembangan UMKM kepada para stakeholder di Provinsi NTB,’’ katanya.

Selain itu, selama tahun 2018, BI juga mengikutsertakan UMKM binaan dalam berbagai pameran sebagai upaya untuk meningkatkan penjualan dan memperluas permasaran diantaranya Pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) di Jakarta, Pameran Indonesia International Halal Lifestyle Conference & Business Forum 2018 di Jakarta, Showcase UMKM Binaan pada IMF-WB Annual Meeting 2018 di Bali, Pameran Festival Ekonomi Syariah KTI 2018 di Balikpapan, Pameran NTB Expo 2018 di Nusa Tenggara Barat dan Pameran di Jepang untuk produk tenun.

Pada tahun ini, terdapat 2 (dua) klaster ketahanan pangan yang passing out*, yaitu klaster cabe dan klaster sapi Sumbawa. Untuk tahun 2019, BI berencana akan membentuk 2 (dua) klaster baru yang bergerak di bidang ketahanan pangan dan UMKM Unggulan (LED). Program Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (WUBI) juga akan dilaksanakan lagi pada tahun 2019 ini. Selanjutnya, dalam rangka mendorong pembiayaan perbankan kepada UMKM maka pada tahun ini akan dilakukan penelitian lending model/ pola pembiayaan untuk komoditi potensial. Selain itu, dalam rangka perluasan pemasaran produk UMKM,tahun ini direncanakan program pameran di luar negeri dengan mengikutsertakan UMKM Binaan terpilih.

Kedepannya, BI Provinsi NTB tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada UMKM melalui berbagai program pengembangan klaster/WUBI existing dan berbagai inovasi program lainnya. (luk-tim media).

Sumber foto: Google

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru