Sistem Online Tidak Pengaruhi UMKM


Menyikapi beredarnya isu tentang banyak tutup Gerai atau Usaha UKM akibat penjualan dengan Sistim Online, Kepala dinas UKM NTB H.Lalu Saswadi angkat bicara. (10/9/2017)

Saswadi, menegaskan bahwa manusia akan mencari kemudahan, kenapa dibuka zaman globlisasi karna manusia ingin berinteraksi di dunia untuk mecapai kebutuhan maksimalnya inilah tujuannya.

“Barang gak ada di Indonesia tapi ada di Singapure, supaya bisa dijangkau oleh penduduk di sini biar harga murah, bebas biaya masuk atau keluar, sehingga disinilah muncul persaingan tapi intinya mencari kemudahan dengan sistim online”. Ujarnya

Saswadi menggambarkan dengan banyaknya penduduk Inonesia khususnya NTB yang mencapai hampir 5 juta jiwa, berapa sih yang sudah bisa belanja online dan komuditas apa yang bisa di onlinekan?

“Cabe kan gak juga, beras, bawang juga belum, tapi membutuhkan belanja langsung. Inikan hanya beberapa komuditas saja, berapa persen sih, itu masih belum sehingga belum kita lihat adanya Gerai atau Kios-kios tutup gara-gara online”. Akui Saswadi

Kalau persaingan dengan Ritel Modern, Saswadi mengakui, karna Ritel Modern sifat mendekati konsumen langsung sehingga konsumen yang ada di sekitar Ritel Modern bisa belanja langsung ke Ritel Modernnya.

“Umpamanya dengan harga yang sedikit sama pasti Konsumen akan ke sana karna, melihat lampu yang terang disamping banyak pilihan di Ritel Modern seperti Indomart dan Alfa Mart, tapi yang dijual hanya komuditas tertentu saja. Tidak bisa masuk kebutuhan untuk masyarakat kecil, masih kita anggap untuk masyarakat menegah ke atas, tapi lambat laun masyarakat kecil ini akan masuk juga ke sana karna dia dekat”. Katanya

Lanjut Saswadi, Itu sebabnya masyarakat sekarang supaya tidak di monopolikan maka dibuatlah Ritel Modern sendiri bagi anggota koperasi sendiri sehingga nantinya produk UMKM sendiri tidak berhenti, bisa di jual lewat koperasi yang juga merupakan anggotanya, dari dia oleh dia untuk dia sehingga tidak akan tutup sehingga gerakan  usaha kecil dan menengah itu justru akan menambah pasarnya sendiri sehingga tidak usah takut untuk bergabung dengan koperasi.

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru