Jangan Mau Dijajah Terus Menerus


Setelah beberapa kali mengadakan pertemuan terkait rencana pembentukan Halal Mart berbasis syariah, Pengurus Wilayah NTB Dewan Masjid Indonesia (DMI) kembali mengadakan pertemuan untuk menyepakati terbentuknya Halal Mart yang Insaa Allah akan di lounching pada bulan muharam ini tepatnya 10 Muharam 1439 Hijriah atau 30 September 2017 di halaman Islamic Center Mataram.
Hadir dalam pertemuan yang berlngsung baqda sholat jumat sekitar pukul 14.00 wita diantaranya Ketua PW DMI NTB, Drs. H. Lalu Azhar, anggota Majelis Mustasyar dan Pakar DMI NTB, Drs. H. Lalu Mujitahid sekaligus Ketua Tim Pengembangan Koperasi Syariah Berbasis Masjid DMI NTB,Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) DMI NTB, Dr. Ir. H. Mashur, M.S,Kadiskop UKM NTB . Drs.H.lalu Saswadi,MM, Kabid Pengembangan KUSP Diskop UKM NTB Drs.Erwardio,MM dan 10 Ketua  Koperasi Syariah Berbasis Masjid DMI NTB yang ada di Kota Mataram.

H. Lalu Mujitahid mengatakan dengan banyaknya jumlah masjid di NTB yang mencapai 5000 menjadi peluang besar untuk bisa berkembangnya Halal Mart agar supaya kita menjadi tuan rumah di negeri sendiri.
"Peluang kita terbuka, agar kita menjadi tuan rumah di negeri kita sendiri, masa kita harus terjajah terus menerus". Kata Mujtahid memberikan spirit kepada pengurus koperasi syariah.
Sambung Mujtahid,  kunci sebenarnya adalah sekarang kemauan dari diri kita.
"Mau gak kita sekarang, itu saja sebenarnya kuncinya, kalau sudah terdukung semua tidak masalah, tinggal mau. nanti lebih lanjut begitu diresmikan oleh pak Gubernur,bagaimana mendisiplinkan anggotanya, jangan belanja ditempat lain. Dan nanti kita akan study banding bagaimana mengelolanya". kata Mujtahid
H. Mashur mengatakan momentum 10 muharam itu sangat tepat untuk di lounchingnya Halal Mart, karna rapat seperti ini sudah dilaksanakan berkali-kali.
"Jadi sekarang kita patok tanggal 10 muharam akan diresmikan koperasi syariah berbasis masjid" Kata Mashur
Anas Amrullah selaku pelaksana teknis merencanakan desain Halal Mart itu dalam bentuk semi permanen sejenis kontainer yang terbuat dari spandek sifatnya mobile yang bisa dipindahkan dari areal Masjid Hubbul Wathon dan dicat warna hijau nuansa islami. Halal Mart  nantinya untuk mengawali cukup menjual 9 bahan kebutuhan pokok kepada anggota.
Anas menyarankan kepada 10 Koperasi Syariah di 10 masjid yang sudah terbentuk di kota mataram agar membuat hal yang sama dan kepada pengurus koperasi di harapkan agar memiliki komitmen dengan  anggotanya dan dalam pengelolaannya bisa melibatkan pengurus masjid setempat.
Kadiskop UKM NTB H.lalu Saswadi mengatakan untuk pengiriman barang  bisa saja dari Koperasi Sekunder langsung ke koperasi primernya yakni10 koperasi syariah yang ada di 10 masjid dan sudah jelas pangsa pasarnya meliputi para anggota koperasi dan jamaah yang ada di masing-masing masjid.
Kata Saswadi, dinas siap akan melatih para pengurus koperasi syariah meliputi akuntansi, administrasi serta sistim pengelolaan berbasis syariah,karna dari target 500 koperasi syariah hingga tahun 2018 saat ini baru tercapai 225 kopersi syariah .

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru