Komunitas KCR, Luncurkan "Pangaha Bunga" Kemasan

Teknologi informasi dan kreativitas merupakan dua hal yang berkaitan erat dengan perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia dan dunia. Industri kreatif telah menjadi pesaing baru ditengah-tengah aktifitas pasar tradisional dan modern.

Di NTB (Nusa Tenggara Barat), industri kreatif bisa dibilang sudah berkembang dan mampu bersaing dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Di Bima sendiri sudah banyak bermunculan, dari kalangan pemuda, ibu-ibu, dan komunitas-komunitas. Baik melalui pembinaan dan pelatihan oleh pemerintah daerah maupun yang mandiri.

Salah satunya adalah kelompok pemuda KCR (Kancoa Rida) yang bermarkas di Kabupaten Bima ini mampu memanfaatkan kreativitasnya dengan baik. Terbukti, KCR Business Centre baru-baru ini telah meluncurkan produk Pangaha Bunga (Jajan bunga) kemasan yang di brand dengan nama ‘Karou‘. Kue kering tradisional Bima ini umumnya diproduksi dan dipasarkan secara tradisional. Dan banyak kita jumpai di pasar Sila dan pasar-pasar tradisional lainnya di Bima.

Oleh KCR Business Centre, Pangaha Bunga diproduksi dan dikemas dengan cara yang berbeda dari pangaha bunga pada umunya. Mulai dari proses pembuatan hingga pemasarannya. Pangaha Bunga produksi KCR ini memiliki bentuk yang lebih tipis, renyah, dan mampu bertahan 5 hingga 8 bulan. Pemilihan bahan baku beras ketan yang berkualitas dan penambahan telur pada proses pembuatannya, menambah gurih dan renyah.

Harga satu standing pouch dengan isi 20 biji kisarannya antara 30hingga 40 ribu. Harga ini disesuaikan dengan baget yang dikeluarkan untuk tas tenteng, plastik kemasan, serta bahan-bahan lainnya dalam proses produksi.

Setelah dirasa berhasil dengan Pangaha Bunga original ini, KCR Business Centre akan mencoba inovasi baru dengan varian rasa, seperti rasa madu,, rasa pandan, dan rasa coklat. Untuk sementra masih dalam tahap uji coba.

Pangaha bunga khas Bima yang di produksi oleh KCR ini dikemas dengan menarik dan elegan dengan rasa yang gurih dan renyah. Kue kering ini enak dimakan saat santai, apalagi ditemani segelas kopi dan teh. Nikmatnya gak tetulungan. Sangat cocok dijadikan oleh-oleh atau buah tangah untuk sahabat dan kerabat yang ada di luar kota.

Selain itu, Komunitas KCR akan menyalurkan sebagian keuntungannya untuk pengembangan pendidikan adik-adik yang kurang mampu dan pemberdayaan masyarakat di sekitarnya. Salute…

Peluang bisnis di era teknologi informasi seperti sekarang ini memudahkan para pelaku usaha dalam proses pemasarannya. Akses komunikasi dan informasi di internet mampu menjangkau segala elemen di mana pun. Nah, peluang ini tentunya harus mampu dimanfaatkan dengan baik.

Pelaku bisnis yang bergerak di bidang industri kreatif telah mampu bersaing dipasaran. Meski persaingannya sudah semakin tinggi. Namun dengan kreativitas akan mampu bertahan dalam gelombang ekonomi kreatif dewasa ini. (Ardy)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru