Dari Hoby Menjadi Rizki

Burung merpati yang tidak lagi asing bagi kehidupan kita sehari-hari. hewan yang satu ini sangat sangat familiar bagi orang-orang yang hobi, yang malah mereka tidak bisa meninggalkannya dalam aktifitas keseharian. hal ini terlihat di tengah - tengah masyarakat menjadi suatu budaya dan adat istiadat tersendiri, suatu contoh di desa tampak siring kecamatan batukliang, terdapat sebuah aturan yang apabila burung merpati tersebut turun dirumah seorang yang bukan pemiliknya maka ia berhak menangkapnya dan menjadi pemiliknya, namun apabila pemiliknya datang mencari maka ia harus menebus merpati / dara tersebut sesuai aturan yang berlaku dikampung tersebut, namun bisa juga secara barter ( saling tukar barang ) contohnya : burung merpati tersebut bisa ditukar dengan burung merpati yang lain, atau bisa ditukar dengan barang yang lain tergantung kesepakatan yang berlaku. Hal ini menjadi suatu tradisi bagi masyarakat, akan tetapi tidak bisa dipungkiri akan kebutuhan sehari-hari, masyarakat yang hobi merpati menjadikannya juga sebuah bisnis yang menguntungkan dengan cara dijual, dan harga burung merpati tersebut berbeda-beda tergantung dari kualitas dan keindahan burung merpati tersebut. Dipasar-pasar tradisional bisa kita lihat akan komunitas burung merpati yang bertransaksi antara satu dengan lainnya dan memiliki areal tersendiri bagi komunitas tersebut.Selain bisa dijual, merpati tersebut juga bisa dilombakan dalam berbagai ajang penting baik lokal maupun nasional seperti moment 17 agustus, maulidan dan event-event lainnya. 

Menurut Wkipedia - Burung Merpati dan dara termasuk dalam  Columbidae dari  , yang mencakup sekitar 300   . Dalam percakapan umum, istilah "dara" dan "merpati" dapat saling menggantikan. Dalam praktik ornitologi, terdapat suatu kecenderungan "dara" digunakan untuk spesies yang lebih kecil dan "merpati" untuk yang besar, namun hal ini tidak secara konsisten diterapkan, dan secara historis  untuk burung-burung tersebut memiliki banyak variasi antara istilah "dara" dan "merpati." Famili ini terdapat di seluruh dunia, namun varietas terbesar terdapat di  dan . Dara dan merpati muda disebut "squabs."

Merpati dan dara adalah burung berbadan gempal dengan leher pendek dan paruh ramping pendek dengan  berair. Spesies yang umumnya dikenal sebagai "merpati" adalah  , umum digunakan di banyak kota.

Dara dan merpati membangun sangkarnya dari ranting dan sisa-sisa lainnya, yang ditempatkan di pepohonan, birai, atau tanah, tergantung spesiesnya. Mereka mengerami satu atau dua telur, dan kedua induknya sangat memedulikan anaknya, yang akan meninggalkan sangkarnya setelah 7 hingga 28 hari. Dara makan  dan tanaman. Tidak seperti kebanyakan burung lainnya (namun lihat juga ), dara dan merpati menghasilkan "." Kedua jenis kelamin menghasilkan zat bernutrisi tinggi ini untuk memberi makan anaknya

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru