Cookies NTB Juara 3 Nasional

Perjuangan UD.Nutsapir dalam ajang kompetisi Blue Band Master Oleh-oleh akhirnya berhasil meraih  juara 3 tingkat nasional Blue Band Master Oleh-oleh.Berkat keberhasilan Sayuk Wibawati selaku pemilik UD.Nutsapir Produk Cookies berhak menerima Piala,Piagam dan 100 gram emas dalam bentuk kepingan sebanyak 100 keping.

Sayuk yang datang bersilaturrahim ke Dinas Koperasi UMKM NTB menceritakan bagaimana Persiapannya
dalam mengikuti kompetisi Blue Band Master Oleh-Oleh yang di laksanakan oleh Unilever Food Solution. Sayuk mengatakan sebenarnya sudah memilki bekal untuk ikut lomba dan merasa mampu dengan persyaratan atau kriteria dari kompetisi Blue Band Master Oleh-oleh.

 “Kalau persiapannya gak banyak sih karna kita punya izin lengkap, produksi sudah siap, jadi persiapan untuk lomba yaa gak ada, tinggal jalan aja”. Akui Sayuk saat berada di ruangan Kadiskop UMKM NTB.

Kaitannya dengan pesaing, Sayuk mengatakan pesaing dari daerah sendiri cukup ketat, Voting naik turun artinya penilaian masyarakat mempengaruhi terhadap produk layak atau tidak, dari NTB sendiri sudah cukup ketat apalagi dari seluruh Indonesia.

“Tetapi yakin dengan kualitas produk kita bagus, kemasan atau packaging juga memenuhi syarat. Tetapi untuk perasaan bersaing, bisa apa tidaknya pasti ada rasa kekhawatiran”. Ujar Sayuk menyakin Cookies hasil produknya.


Sambung Sayuk, kriteria dari tim juri sediri diantaranya rasa,keunikan. Karna ini merupakan produk untuk oleh-oleh maka harus Oleh-Oleh itu bisa dikirim melalui jasa pengiriman dan kemasan harus tidak cepat rusak, selain itu memanfaatkan potensi local yakni bahan baku harus dari daerah dan bisa mengangkat wisata daerah. Masalah kadaluarsa terutama untuk dikirim ke luar daeah produk Nutsapir bisa tahan sampai 7 bulan.

Lebih jauh Sayuk memaparkan tidak terpikir olehnya untuk langsung ikut kompetisi tingkat nasional karna sebelumnya belum pernah mengikuti lomba apalagi di daerah. Informasi kompetisi Blue Band Master Oleh-oleh diperoleh dari salah satu radio local di mataram dan salah seorang dari Unilever datang ke Nutsapir langsung melihat hasil produk dan ternyata diakui cocok untuk ikut kompetisi, dilihat dari kelengkapan Nutspir sediri seperti kemasan,rasa,bahan baku dan izin.

Setelah meraih juara 3 nasional kompetisi Blue Band Master Oleh-oleh, Usaha UD.Nutsapir yang sudah menjadi Binaan PLUT KUMKM Dinas koperasi UMKM NTB ini kedepan akan berusaha mempertahankan bahkan terus meningkatkan kualitas produknya. Dari juri sendiri Nutsapir mendapatkan masukan kaitan dengan cara meningkatkan kualitas.

Rencananya tahun depan Nutsapir akan mengikuti lomba Global Bisnis Indonesia yang lebih besar dari pada kompetisi Blue Band Master Oleh-oleh, pasalnya dalam lomba nantinya pemilik produk harus bisa mempersentasikan usahanya didepan audien yang cukup ramai. Paling tidak dapat mempersentasikan produk olahan yang higenis,sehat yakni bahan baku sehat ditambah dengan campuran bahan olahan yang sehat pula, jadi nantinya cookies lebih sehat lagi.

“Itulah harapan saya kedepan untuk mengikuti lomba nantinya ditambah dengan kemasan yang lebih unik dan rasa yang lebih enak lagi”.Kata Sayuk

Sayuk pun berpesan kepada UMKM di NTB untuk jangan takut mencoba dan promosi.

Kadiskop UMKM NTB Hj.Putu Selly Andanyani mengatakan sangat berterimakasih dengan apa yang telah diusahakan dan raih oleh Sayuk, karna
ini telah membangunkan kearifan local yang ada di NTB, melalui produk biji-bijian yang diolah menjadi makanan ringan cookies. Inilah yang sering disebut ikhtiar UMKM naik kelas.

“Semoga dengan usaha mikro akan bisa menghasilkan menjadi usaha kecil, dan meminta kepada teman-teman KUMKM, dengan ini bisa menambah adrenalin mereka agar bisa semangat paling tidak sama dengan Ibu Sayuk atau melebihi, ini ikhtiar kita bersama. Kata Hj.Selly


Hj.Selly berharap kepada Sayuk agar tetap berinovasi tidak terpaku hanya sampai disini. Setiap ada lomba harus ikut dan didampingi oleh Dinas koperasi UMKM NTB terutama untuk teman-teman di PLUT NTB yang memiliki 7 konsultan yang terus membina seperti Sayuk UD.Nutsapir.

“Saya minta tetap berinovasi, tidak hanya cookies saja, mungkin nanti ditambah lagi bentuknya tapi tetap menggunakan kearifan local.Pinta Hj.Selly  

Untuk diketahui sesuai keputusan juri, pemenang pertama adalah Bagelen Bekatul kreasi Toko Super Roti dari Provinsi Jawa Tengah, pemenang kedua adalah Cake Salak Kilo kreasi Toko Cake Salak Kilo dari Provinsi Kalimantan Timur, dan pemenang ketiga adalah Nutsafir Cookies kreasi Toko Nutsafir Cookies dari Provinsi Nusa Tenggara Barat.
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Advertisement

Artikel Terbaru