DPRD Magelang dan Pariaman Belajar BUMDES di Lobar

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat tidak henti-hentinya banyak didatangi dari berbagai Kabupaten dari luar daerah untuk Kunjungan Kerja (Kunker). Senin (28/11) ini di ruang Jayengrana, kantor Bupati Lobar, Kabupaten Lombok Barat didatangi Rombongan Kunjungan Kerja (Kunker) dari Pemerintah Kabupaten Magelang dan DPRD padang Pariaman (Kab Sumatera Barat) untuk belajar bagaimana cara pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes). Kunker ini diterima langsung oleh Sekda Lobar HM. taufik, M. Sc. Dalam sambutnya sekda menyampaikan selayang pandang letak geografis Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dengan memperkenalkan kultur budaya serta pariwisata lombok barat yang terkenal. Penerimaan dilanjutkan Staf Ahli Nyoman Sembah.  Staf ahli lobar Nyoman Sembah menyampaikan beberapa hal mengenai mekanisme pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) sebagai contoh Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari. Pengelolaan bumdes di Desa Sesela, Kec Gunung Sari,  Kab Lombok Barat sangat terasa manfaatnya di dalam meningkatkan perekonomian desa, membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat (Uncountable) serta menjadi sumber pendapatan asli daerah (PADes)  dan mengoptimalkan aset desa agar bermanfaat untuk kerja sama masyarakat desa. Sesuai dengan pedoman yang dimaksud didalam peraturan Menteri Desa PDT dan Transmigrasi No. 4 Tahun 2015,walaupun belum sempurna tetapi tujuan pendirian BUMDes sesuai dengan pasal 3 Permendes PDT dan Transmigrasi sudah terasa manfaatnya.
Jenis atau usaha yang dikembangkan melalui BUMdes "BATU SELA" Desa Sesela, Kec Gunung Sari, Kab Lombok Barat diantaranya, Pasar Desa, Tempat Pemasaran Hasil/Produksi Pertanian, Industri Kerajinan Mikro (IKM), kios, Parkir. Pasar Seni,  Sebagai tempat pemasaran hasil kerajinan ukir dan cukli masyarakat desa sesela. Area pertunjukan atraksi seni budaya tradisional. Simpan Pinjam, Untuk memberikan bantuan pinjaman modal bagi para pengrajin dan pedagang kecil yang membutuhkan tambahan modal, tempat menyimpan dana pada saat mendapatkan keuntungan usaha. Pengelolaan Lingkungan, Dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan menugaskan 3 orang tenaga pengangkut kendaraan roda 3 (kaisar) dengan biaya operasional berasal dari konstribusi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sekda Kab. Magelang, Para Camat Sekabupaten Magelang, Anggota DPRD kab Sumatera Barat (Padang pariaman,Kabag Pemerintahan Kab Lobar, BPMPD, camat Gunung Sari. (wardi) -03

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru