Besar Peluang Budidaya Madu di Lobar

Budidaya lebah madu mulai dikembangkan di Lombok Barat (Lobar). Bermula dari potensi lebah madu yang terbuka lebar, namun masyarakat masih mengabaikannya, akhirnya Dinas Kehutanan Lombok Barat memutuskan untuk mempasilitasi sekaligus memberikan pendampingan cara budidaya lebah madu yang secara ekonomi bisa membantu penghasilan keluarga. Kecuali itu para petani hutan, juga dapat memanfaatkan kawasan yang dikelolanya untuk pembudidayaan lebah madu ini.

Budidaya lebah madu adalah upaya memelihara dan mengatur kehidupan lebah dengan teknik tertentu yang disesuaikan dengan sifat-sifat lebah, sehingga diperoleh produksi madu dan pendapatan yang maksimal. Budidaya lebah madu dianggap sebagai salah satu usaha alternatif yang memiliki potensi untuk dikembangkan di Lombok Barat. “Ujicoba pengembangan lebah madu ini sudah dan saat ini terus kita kembangkan di wilayah Tempos Daye, Kecamatan Gerung, Lombok Barat,” kata Plt. Kadis Kehutanan Lombok Barat Ir. H.L. Supratman.

Dielaskannya, budidaya lebah madu merupakan satu teknologi terapan yang relatif sederhana yang dapat dilaksanakan oleh masyarakat pedesaan. Usaha lebah madu dapat memberi manfaat ganda berupa, hasil madu, royal jelly, lilin, tepung sari. Selain itu kehidupan lebah dapat meningkatkan produksi pertanian, pengembangan kesempatan kerja dan peningkatan gizi.

Selain itu kata Supratman, produksi berupa madu dan hasil ikutan lainnya membuka peluang pasar yang bagus terutama dalam negeri. Kecuali itu, menjamin kelestarian hutan, karena hutan sebagai sumber pakan lebah madu dan menjaga kontinyuitas produksi lebah madu. Produksi lebah madu merupakan salah satu kegiatan pengembangan usaha hutan bukan kayu yang dapat dikaitkan dengan kegiatan lainnyadalam memanfaatkan bunga dari berbagai jenis tanaman hutan, hortikultura, perkebunan dan tanaman pangan.

Demikian juga manfaat budidaya lebah madu tersebut banyak sekali, diantaranya, meningkatkan pendapatan masyarakat dari hasil panen madu, lilin dan sebagainya. Membuka kesempatan kerja sampingan di wilayah pedesaan, ikut membantu terjadinya penyerbukan bunga sehingga dapat meningkatkan produksi berbagai jenis tanaman.

“Dengan memanfaatkan vegetasi di lahan miliknya seperti di Kelompok Peternak Lebah Dusun Tempos Daye ini, diharapkan dapat menyadarkan masyarakat untuk menanam dan memelihara pohon. Dan meningkatkan gizi keluarga dan variasi jenis tanaman,” jelas Supratmanl. (wardi). - 05

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Advertisement

Artikel Terbaru