Pondok Pesantren; Belajar dan Berwirausaha

Pemuda-pemuda yang menggunakan seragam olah raga warna biru yang terlihat pada gambar adalah siswa-siswi Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren Madrasatul Qur’aniyah Dusun Tato Desa Sandik Kecamatan Batulayar Lombok Barat. Jika bertanya apa yang sedang mereka kerjakan? Jawabannya adalah mereka sedang mengisi waktu pembelajaran mata pembelajaran Prakarya dan Kewirausahaan.  Diperhatikan dari nama mata pelajaran, bisa dipahami secara sederhana bahwa siswa sedang belajar melakukan wirausaha.

Usaha Jamur Tiram yang ada di Pondok Pesantren Madrasatul Qur’aniyah memang sudah terlihat menghasilkan. Sebagaimana harapan pimpinan pondok pesantren, H. Mujtahidin, Lc, bahwa santri lulusan pondok pesantren tidak menutup kemungkinan bisa menjadi orang besar, kaya raya alias pengusaha. Usaha memang dimulai dari hal yang kecil, lama-lama akan menjadi berkembang dan besar.

Dengan adanya lumbung jamur tiram yang dikelola oleh pondok pesantren yang merupakan hasil kerja sama dari Islamic Relief, diharapkan lulusan atau santri bisa langsung praktek berwirausaha yang pada selanjutnya akan menyejahterakan diri, keluarga dan lingkungan dimana mereka tinggal setidaknya.

Sekolah sambil melakukan kegiatan wirausaha memang terkesan mengganggu jalannya proses pembelajaran. Namun wirausaha yang dimilikii oleh pondok pesantren semisal ponpes madrasatul qur’aniyah ini semata-mata diperuntukkan untuk kepentingan pondok pesantren dan yang paling penting adalah santri bisa melakukan atau mengembangkan praktek-praktek pembuatan jamur tiram yang telah diajarkan di pondok pesantren.

Alangkah hebatnya, atau bisa dibayangkan jika nanti lulusan pondok pesantren, yang identik dengan perilaku sholeh, menghafal al-Qur’an dan kitab, memahami ilmu-ilmu agama dengan baik dan menjadi seorang pengusaha yang sukses. Pondok pesantren Madrasatul Qur’aniyah memang sangat mengharapkan yang demikian hal tersebut. Berangkat dari itulah, santri dan kalangan awak pondok pesantren diwajibkan untuk mengikuti proses-proses pembibitan atau pembuatan Jamur Tiram. Hal tersebut tentu untuk menjadi salah satu alternative untuk membuka peluang usaha yang baik dan memperluas lapangan kerja. () -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru