Pembangunan Rumah Komunitas Adat Terpencil

KM-Madapangga—Pembangunan rumah warga Komunitas Adat Terpencil (KAT) di dusun Mporiwau So Kabela Desa Buncu Kecamatan Sape, mulai dilaksanakan. Secara resmi Bupati Bima Drs H Syafrudin HM Nur M.Pd meletakan batu pertama pembangunan KAT tersebut.

Bupati mengatakan, pembangunan rumah ini diperuntukkan kepala keluarga yang tergabung dalam komunitas adat terpencil. Dengan harapan, rumah ini akan lebih meningkatkan derajat kehidupan masyarakat sehingga lebih sejahtera.

“Hadirnya rumah warga Komunitas Adat Terpencil merupakan upaya nyata dan komitmen pemerintah daerah untuk lebih meningkatkan derajat kehidupan masyarakat,” ujarnya Bupati.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima Drs H Rusydi M.Si melaporkan, rumah yang dibangun saat ini sebanyak 35 unit yang diperuntukkan bagi 35 KK, dengan jumlah jiwa 90 orang. Program Komunitas Adat Terpencil (KAT) ini hadir di kabupaten Bima berkat usaha keras Bupati yang mencari peluang di Kementerian Sosial RI.

Alhamdulillah, Bupati berhasil mendapatkan jatah sebanyak 35 rumah dengan alokasi anggaran Rp1,5 miliar bersumber dari APBN,” kata Rusydi.

Selain rumah layak huni, selama enam bulan kedepan sejumlah KK tersebut akan diberikan biaya hidup selama enam bulan, peralatan dapur dan pertanian untuk dimanfaatkan dalam bercocok tanam dan memenuhi kebutuhannya.(muhsen) - 01

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru