Wanita Juga Bisa Bertani

KM Sambang Kampung- Jangan pernah mengentengkan perempuan dalam bertani, pekerjaan bertani memang didominasi oleh kaum pria karena bertani adalah salah satu pekerjaan yang sangat berat, membutuhkan tenaga dan pikiran. Bagi ibu-ibu yang tergabung dalam Kelompok Wanita Tani Sinar Harapan Desa Tambak Sari Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat bertani adalah sebuah pekerjaan biasa. Bahkan hasilnya tidak kalah dengan kaum pria.

Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Harapan yang beranggotakan 30 orang ini sudah aktif sejak 20 Februari 2014 dengan susunan pengurus sebagai berikut Ketua : Yuliana Sekertaris : Rosdiana dan bendahara : Tuti Srianti. Untuk memulai usahanya semua anggota kelompok mengeluarkan dan sebesar RP 50.000 untuk membeli bibit dan pupuk, hasil panennya akan dibagi dan sisanya akan dipergunakan untuk mengolah tanah dan menanam kembali.

Adapun jenis tanaman yang ditanam berupa sayur mayor, ada trung, kol, pare, teruwuk, cabe, tomat, bayam dan masih banyak lagi tanaman yang lain. Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Harapan ini menggarap tanah seluas satu hektar. Menurut Ketua Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Harapan Yuliana mengatakan bahwa keberadaan kelompok wanita tani ini adalah untuk memberdayakan ibu-ibu di desa Tambak Sari ini. Selain menanam sayuran mereka juga mengolah sayuran ini menjadianeka makanan seperti stik dan dodol. Disinlah mereka dapat menyalurkan segala potensi yang dimiliki dan hasilnya dapat mereka nikmati.

Aneka makanan yang dibuat untuk dijual oleh Kelompok ini merupakan sebuah kemajuan dari ibu-ibu yang ada di Desa Tambak Sari. Pada tahun-tahun sebelumnya belum ada inisiatif dari ibu-ibu ini untuk membentuk kelompok. Jika dilihat dari potensi yang dimiliki desa Tambak Sari maka usaha ini akan terus berkembang mengingat kebutuhan perusahaan Tambak Udang yang kini beroperasi membutuhkan sayur manyur untuk karyawannya.

Usaha kelompok wanita tani (KWT) Sinar Harapan bukan hanya berhenti sampai disini saja, kelompok akan membangun berbagaimacam usaha atau home industry untuk meningkatkan penghasilan ibu-ibu sebagai upaya untuk menopang dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ibu-ibu disini juga mengambil sayur mayur untuk keperluan sehari-hari .

Modal usaha diperoleh dari patungan dari anggota, dana yang terkumpul dipergunakan untuk membeli segala keperluan baik untuk pengembangan usaha maupun untuk membeli bibit dan pupuk. Disamping itu pula Kelompok ini sudah mulai memasarkan hasil usahanya, hasil pemasaran ini di pergunakan lagi untuk mengembangkan usaha.

Semoga apa yang diusahakan oleh ibu-ibu ini mampu mendongkrak perekonomian keluarga serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyrakat didesa Tambak Sari ini. Sebagai upaya untuk mengembangkan usahanya maka kelompok ini juga perlu untuk memperluas pemasaran produknya sampai ke desa lain di Sumbawa Barat bahkan sampai ke Kabupaten Sumbawa. (uyik) - 05

 

 
 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru