Usaha Makro Dorong Laju Pembangunan Daerah

Meskipun sektor informal belum mengalami perkembangan pesat, namun telah memberi kontribusi nyata bagi geliat perekonomian di kabupaten Bima. Tugas untuk memberdayakan pelaku usaha mikro dan kecil merupakan tugas nasional yang harus diemban oleh semua elemen bangsa, termasuk Pemerintah Daerah.

            Itulah yang menjadi landasan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bima bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM NTB dalam Program Pemberdayaan dan Bimbingan Teknis (Bimtek)—seperti membuat Bakso Daging Sapi bagi pengusaha kecil seluruh kecamatan di Kabupaten Bima.

Baru-baru ini, sebanyak 60 peserta pengusaha kecil dari 18 kecamatan di kabupaten Bima, salah satu di antaranya kelompok usaha mikro dari kecamatan Bolo. Mereka diberikan motivasi tentang pengembangan usaha. Sebab, perkembangan usaha kecil dan menengah di negara ini, akan menentukan laju dan kualitas pembangunan. Sehingga memberdayakan usaha mikro dan kecil adalah pengungkit bagi perekonomian nasional dan perekonomian daerah itu sendiri.

            Pengusaha kecil yang ada saat ini juga menjadi tulang punggung perekonomian kabupaten Bima. Sehingga mereka perlu mendapatkan bimbingan secara seksama agar dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam meningkatkan kapasitas, kualitas dan hasil produksinya seperti yang diharapkan.

            Pemerintah daerah juga memberikan motivasi kepada para pengusaha berupa peralatan untuk melanjutkan usaha mereka kedepan. Direncanakan, pada RPJMD 2015-2019 mendatang, pemerintah provinsi NTB pun akan melakukan penumbuhan 2.000 wirausaha baru. Hal itu salah satu tujuan karena perkembangan usaha makro akan mendorong lanjunya pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di daerah.(adi) -01

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru