Pelatihan Pembuatan Jamur Tiram di Suralaga

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN PEMBUATAN JAMUR TIRAM

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia sekarang ini adalah kekurangan ketersediaan lapangan kerja, terutama sekali di daerah NTB. Menyadari akan hal tersebut, tidak seimbangnya laju pertumbuhan penduduk dengan ketersediaan lapangan kerja, yang menjadikan masyarakat semakin tertekan ditambah lagi dengan sumber daya manusia yang sangat rendah, yang bermuara dengan munculnya pengangguran dan penyakit sosial lainnya serta memilih menjadi TKI ke luar negeri dengan bergudang suka dan duka. Sehingga NTB pun dikatakan provinsi pengirim TKI NO WAHID ke luar negeri dari sekian banyak provinsi di negeri gemah ripah loh jenawe ini.

Permasalahan tersebut tidak saja melanda masyarakat biasa yang notabennya tidak memiliki pendidikan yang layak, akan tetapi permasalahan itu juga melanda generasi muda, dan para sarjana yang masih enerjik untuk melakukan sesuatu, akan tetapi tidak memiliki keterampilan kerja yang khusus atau mungkin yang notabennya hanya ngampus dan berpikiran duduk sebagai PNS, ataupun karyawan di sebuah instansi maupun perusahaan. Sehingga dengan ketersedian lapangan kerja yang terbatas di dalam negeri, tidak mampu menampung semua sarjana yang setiap tahun terus mengalami peningkatan, maka banyak sederetan sarjana lantas menjadi TKI ke luar negeri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, serta keluarganya dan menajdi jalan keluar dari sebutan sajana pengangguran. Maka salah satu solusi adalah bagaimana mendorong mereka tidak saja mencari lapangan kerja, akan tetapi menciptakan lapangan kerja sendiri melalui proses yang ada.

Salah satu proses bagaimana menciptakan semangat tersebut, adalah dengan melaksanakan pelatihan penguatan kafasitas dan ketrampilan mereka. Kami sebagai Lembaga Sosial Desa (LSD) yang merupakan bagian dari masyarakat mencoba melakukan langkah-langkah dan proses tersebut dengan melaksanakan pelatihan kewirausahaan pembuatan rencana usaha (bisnis plan) dan produksi jamur tiram dengan mengajak dua organisasi mahasiswa yang ada di Kec. Suralaga ini yaitu, Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan (IPNW) Kec.Suralaga dan Persatuan Mahasiswa Kec. Suralaga (PMKS) yang keanggotaannya merupakan sebagian besar dari keluarga TKI.

Ada beberapa hajatan yang diharapkan dari kegiatan ini

  1. Memberikan pemahaman tentang kewirausahaan dan produksi jamur tiram
  2. Membantu mahasiswa menemukan ide-ide usaha mereka
  3. Membantu mahasiswa mampu merencanakan usaha mereka
  4. Terwujudnya usaha produktif dan wirausahawan baru
  5. Menciptakan lapangan pekerjaan bagi diri sendiri dan orang lain
  6. Membantu ekonomi keluarga terutama orang tua

Adapun nama kegiatan pelatihan ini adalah “Pelatihan Kewirausahaan Dan Produksi Jamur Tiram Bagi Komunitas Muda Dan Mahasiswa Kec.Suralaga” dengan tema “Menciptkan Kemandirian Dan Semangat Kewirausahaan Mahasiswa dalam Mewujudkan Ekonomi Produktif

Hadir dalam kegiatan pembukaan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. Lombok Timur, ketua ADBMI Lotim bapak camat Kec. Suralaga, Kepala Desa Suralaga  dan Selaparang TV.

ketua LSD (TURMAWAZI) dalam pengantarnya mengatakan, KEGITAN INI DILAKSANAKAN SEMATA-MATA MEMBANTU PEMERINTAH DALAM MEMBERIKAN PELUANG KESEMPATAN KERJA SEHINGGA DENGAN KEGIATAN INI MUNCUL WIRAUSAHAWAN MUDA (03)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru