logoblog

Cari

BI NTB Cetak Prestasi Dalam Ajang FESYAR KTI 2019

BI NTB Cetak Prestasi Dalam Ajang FESYAR KTI 2019

Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi NTB mencetak sejumlah prestasi dalam ajang Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) yang digelar

Ekonomi

Novita Hidayani
Oleh Novita Hidayani
16 September, 2019 09:14:52
Ekonomi
Komentar: 0
Dibaca: 731 Kali

Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi NTB mencetak sejumlah prestasi dalam ajang Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia (FESyar KTI) yang digelar di Banjarmasin, 12-14 September yang lalu.

Dalam kegiatan tersebut Provinsi NTB berhasil menjadi Juara 1 dalam Pemilihan Pondok Pesantren Unggulan yang diraih oleh Yayasan Pendidikan Hamzanwadi Pondok Pesantren Darun Nahdlatain NW Pancor. Selain itu, NTB juga menyabet Juara 2 dalam Lomba Entrepreneur Muda Syariah yang diraih oleh M. Rizani (Kelompok Tani Karya Mandiri, desa Pusuk Lestari, Kab Lombok Barat) dengan produk unggulan gula aren.

Dalam FESyar KTI bertemakan “Bergerak Bersama Ekonomi Syariah” ini, BI NTB tak hanya fokus pada prestasi melainkan juga membawa misi tersendiri. Misi tersebut adalah memperkenalkan NTB sebagai destinasi wisata halal terbaik di Indonesia, sekaligus sebagai upaya mendorong pengembangan NTB sebagai pelaku moslem fashion industry di level Nasional.

Tidak cukup hanya sampai disitu, partisipasi NTB dalam kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan kesepakatan pembiayaan antara Bank NTB Syariah bersama DPD REI NTB dengan nilai komitmen 154M rupiah dan Mastur-Pengusaha Peternakan nilai komitmen 210 juta rupiah. Turut hadir pada kegiatan dimaksud Achris Sarwani-Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB; Kukuh Raharjo-Dirut NTB Syariah; Heri Susanto-Ketua DPD REI NTB; serta Mastur-Pengusaha Peternakan.

“Meskipun kegiatan FESyar KTI 2019 telah berakhir, kegiatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah khususnya di NTB tetap berlangsung dan berproses semakin baik dari hari ke hari di tengah-tengah masyarakat. Bank Indonesia berkomitmen untuk secara berkesinambungan terus mengembangkan ekonomi syariah, membina UMKM/wirausaha syariah, dengan melibatkan dan bersinergi dengan stakeholder di pusat maupun di daerah,” tutur Achris Sarwani selaku Kepala Kantor Perwakilan BI di NTB, (15/9).

 

Baca Juga :


Lebih lanjut Achris juga menyampaikan Ekonomi Syariah/ Ekonomi Islam memiliki sifat inklusif, tidak hanya eksklusif untuk umat Islam saja. Hal ini kembali pada dasar dari Ekonomi Syariah sendiri yang memiliki sifat baik untuk seluruh insan manusia tanpa memandang asal usul dan latar belakang dari insan dimaksud. Oleh karena itu, Ekonomi Syariah sangat sesuai untuk dikembangkan di tengah keanekaragaman masyarakat Indonesia.

Acara FESyar 2019 disemarakkan dengan berbagai kegiatan mulai dari Shari’a Forum yang terdiri dari forum ilmiah seperti seminar, workshop, FGD, dan forum komunikasi/promosi/edukasi seperti kuliah umum, bedah buku. Sampai dengan Shari’a Fair yang menghadirkan pameran produk/jasa dari lembaga/pesantren/UMKM binaan BI se-Kawasan Timur Indonesia serta berbagai macam perlombaan dan talkshow menarik. (novita-Diskominfotik NTB, sumber: BI NTB)



 
Novita Hidayani

Novita Hidayani

email: hidayaninovita@gmail.com facebook: Novita Hidayani twitter: @yfoundme

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan