logoblog

Cari

Melirik Tradisi Weha Rima Pose Bawa

Melirik Tradisi Weha Rima Pose Bawa

(KM.Makembo ) Demikian bahasa Bima yang biasa diucapkan para Petani Bawang Merah Di Desa Risa Kecamatan Woha. Kegiatan saling membantu ini

Ekonomi

KM. Makembo
Oleh KM. Makembo
17 Agustus, 2019 20:44:20
Ekonomi
Komentar: 0
Dibaca: 1105 Kali

(KM.Makembo ) Demikian bahasa Bima yang biasa diucapkan para Petani Bawang Merah Di Desa Risa Kecamatan Woha. Kegiatan saling membantu ini tetap terjaga dan berlaku khususnya bagi yang membudidaya bawang di Kabupaten  Bima. Mengerjakan panen bawang dengan luas tanam 23 are dibutuhkan minimal 30 orang pekerja dengan limit waktu mulai jam 08.00 pagi hingga jam 12 siang.

Musmuliadi Muhtar mengetakan,kegiatan diawali dari mencabut kemudian mengumpulkan menjadi satu tempat (sota) agar bawang bisa dibuka-tutup dengan terpal guna menghindari hujan dan proses menjemur/penyiangan. Untuk bisa mendatangkan 30 pekerja yang akan membantu panen, pemilik bawang harus pernah membantu memanen bawang petani lainnya sebanyak 30 kali/hari kendati ada juga warga yang ikut membantu secara sukarela.

Hal demikian juga berlaku untuk kegiatan Pose (ikat bawang paska daunnya kering). Jadi selain kegiatan Gotong Royong seperti (Tu'u/Hanta Uma) Bangun/Pindah Rumah, Kambolo Weki (arisan bagi yg ingin menikahkan anak, khitanan dan lainnya) begitupun ketika memanen Padi, Tomat, Cabai dan Holtikultura lainnya.

Untuk kegiatan Weha Rima Ngari/Pose 'Bawa dilakukan bergulir  rata-rata 3-4 kali dalam setahun. Ketika memasuki bulan Agustus hasil panen Bawang biasanya hanya sedikit untuk dijual karena pertimbangan persiapan untuk ditanam sebagai persiapan Benih Budidaya tahun berikutnya (Februari-Juni). Penanaman Bawang pada bulan ini biasa disebut Tawali (penanaman kembali untuk benih).

 

Baca Juga :


“ Naaah.... bagi yang berdomisili jauh dari Pembudidaya komoditi langka ini, sangat tepat untuk membeli langsung bawang merah di tingkat petani mulai bulan ini. Disamping stok melimpah, hargapun tidak berpengaruh pada tanggal tua. Mengais Solusi Anjloknya Harga Komoditi Bima Dalam Predikat Keunggulannya.Nyebut Bima, Ingat Bawang.Lebih padat, lebih pedas, Jelas lebih nikmat.).” Ujar Musmuliadi Muhtar,pemuda yang aktif  menjadi petani bawang dan aktif dalam desa wisata bawang di desa Risa kecamatan Woha Kabupaten Bima ini. (Y )

 



 
KM. Makembo

KM. Makembo

Pemimpin/Penanggungjawab : Ruslan. S.Sos ( Alan Malingi ) Bidang Pubdok/Kampung Media Ketua : Rahmat Hidayatullah Wakil Ketua : Dedy Kurniawan Sekretaris : Badrunsyah

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan