logoblog

Cari

Dana Desa Diharapkan Sukseskan Empat Program Pemerintah NTB

Dana Desa Diharapkan Sukseskan Empat Program Pemerintah NTB

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) Provinsi NTB, Dr. Ashari, MH menyampaikan bahwa Dana Desa yang

Ekonomi

Suparman
Oleh Suparman
26 Maret, 2019 20:53:27
Ekonomi
Komentar: 0
Dibaca: 3570 Kali

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) Provinsi NTB, Dr. Ashari, MH menyampaikan bahwa Dana Desa yang digelontorkan Pemerintah Pusat mulai Tahun 2015 jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2015, Dana Desa yang dikucurkan di Provinsi NTB sebanyak 301, 57 Miliyar dan pada tahun 2019  meningkat menjadi 1,181 Trilyun lebih. Dana Desa yang digelontorkan langsung ke desa ini telah terbukti menjawab permasalahan infrastruktur di desa, disamping permasalahan ekonomi maupun permasalahan pembangunan lainnya, juga diharapkan mampu mendukung beberapa program pemerintah daerah. 

"Kita berharap agar kehadiran Dana Desa dapat ikut serta mensukseskan 4 program prioritas Pemerintah NTB yaitu, Bidang Kesehatan yang menangani kasus Stunting dan Gizi Buruk, Bidang Pendidikan (PAUD), pengembangan ekonomi desa melalui BUMDes serta lingkungan bebas sampah atau Zero Waste," harapnya saat membuka Rakor Program Inovasi Desa (PID) di Hotel Golden Palace Mataram (25/3).

Ashari yang juga pernah menjabat sebagai Bupati KLU itu mengatakan, disamping keberhasilan pembangunan yang dibiayai dari Dana Desa. Namun, tidak sedikit  kepala desa yang melenceng dalam pengelolaan Dana Desa. Hingga saat ini, bahkan ada beberapa Kepala Desa yang sudah menjadi tersangka dalam tindak penyelewengan Dana Desa tersebut. Timbulnya aroma tak sedap dalam pengelolaan Dana Desa ini adalah kurangnya Kapasitas Pemerintah Desa dalam mengelola keuangan desa.

"Untuk itu menjadi tugas Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten untuk bersama-sama mendorong peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa," tegasnya.

Selaian itu, ia menghimbau kepada seluruh kepala desa untuk membarengi dana desa yang telah diterima dengan inovasi yang dapat memperkuat kapasitas desa "Pelaksanaan program dan kegiatan hendaknya dilakukan dengan mengedepankan inovasi agar didapatkan hasil yang maksimal," imbuhnya

Sebelum itu Kepala Bidang Pemdes, Hendra Saputra, S.STP melaporkan bahwa Program Inovasi Desa digulirkan dalam rangka mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas desa melalui pengembangan kewirausahaan, peningkatan kualitas SDM dan pemenuhan peningkatan kualitas insfratruktur desa. 

 

Baca Juga :


"Rakor kali ini, dihadiri oleh192 peserta yang terdiri dari unsur Bappeda dan Dinas PMD Kabupaten kota se-NTB, Perwakilan Camat, Tenaga Pendamping Profesional, Pelaku PID serta Pejabat DPMPD Dukcapil Provinsi," lapor Hendra juga selaku Ketua Panitia Penyelenggara.

Ia juga mengingatkan bahwa Rakor digelar hingga 3 hari ke depan (dari tanggal 25 s.d. 28 Maret 2019) ini menghadirkan Narasumber baik dari daerah maupun Pusat. Materi yang dibahas disamping kebijakan terkait dengan PID juga materi yang terkait dengan Sinkronisasi Aplikasi Siskeudes dan SIPEDE serta progres pelaksanaan P3MD dan PID.

Acara Pembukaan Rakor PID tersebut, juga dirangkaikan dengan Penandatanganan MOU antara Kepala DPMPD Dukcapil Provinsi dengan Kepala PMD Kabupaten kota terkait dengan Pelaksanaan Program Inovasi Desa di Provinsi NTB. Tenaga Ahli Provinsi, Tenaga Ahli Kabupaten, Camat, Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID). (Man-Tim Media)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan