logoblog

Cari

Tutup Iklan

Waspada! Kegiatan Usaha Ilegal Menjamur

Waspada! Kegiatan Usaha Ilegal Menjamur

Selain menemukan tambahan 227 Fintech Peer to Peer Tanpa Izin, Satgas Waspada Investasi juga kembali menemukan penawaran produk atau kegiatan usaha

Ekonomi

Novita Hidayani
Oleh Novita Hidayani
13 September, 2018 07:23:17
Ekonomi
Komentar: 0
Dibaca: 1632 Kali

Selain menemukan tambahan 227 Fintech Peer to Peer Tanpa Izin, Satgas Waspada Investasi juga kembali menemukan penawaran produk atau kegiatan usaha dari 10 entitas yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin pihak berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat (7/9).

Penawaran dari 10 investasi ilegal ini sangat berbahaya bagi masyarakat dan berpotensi mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan karena pelaku memanfaatkan kekurangpahaman sebagian anggota masyarakat terhadap investasi dengan menawarkan imbal hasil atau keuntungan yang tidak wajar.

“Satgas telah melakukan analisis terhadap kegiatan usaha entitas tersebut dan berdasarkan aturan hukum yang berlaku menyatakan bahwa entitas tersebut harus menghentikan kegiatannya” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing.

10 Entitas Kegiatan Usaha tersebut di antatanya:

1.      PT Investasi Asia Future Pialang Berjangka tanpa izin

2.        PT Reksa Visitindo Indonesia Pialang Berjangka tanpa izin

3.        PT Indotama Future Pialang Berjangka tanpa izin

4.        PT Recycle Tronic Pialang Berjangka tanpa izin

5.        MIA Fintech FX Pialang Berjangka tanpa izin

6.        PT Berlian Internasional Teknologi Penjualan produk secara multi level marketing (MLM) tanpa izin

7.      PT Dobel Network Internasional (Saverion) Penjualan produk secara multi level marketing (MLM) tanpa izin

8.        PT Aurum Karya Indonesia Penjualan emas dengan sistem digital

9.        Zain Tour and Travel Kegiatan Travel Umrah tanpa izin

10.    Undianwhatsapp2018.blogspot/PT.WhatsappIndonesia. Penipuan dengan modus undian berhadiah

 

Baca Juga :


Satgas Waspada Investasi meminta kepada masyarakat selalu berhati-hati dalam menggunakan dananya. Jangan sampai tergiur dengan iming-iming keuntungan yang tinggi tanpa melihat risiko yang akan diterima. 

 

Satgas Waspada Investasi juga menyampaikan bahwa terdapat 1 entitas yang telah mendapatkan izin usaha yaitu PT Raja Walet Indonesia. PT Raja Walet Indonesia telah memperoleh izin untuk melakukan kegiatan penjualan produk dengan sistem multi level marketing.

 

Selanjutnya Satgas Waspada Investasi mengimbau kepada masyarakat agar sebelum melakukan investasi untuk memahami hal-hal sebagai berikut:

 

1. Memastikan pihak yang menawarkan investasi tersebut memiliki perizinan dari otoritas yang berwenang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.

2. Memastikan pihak yang menawarkan produk investasi, memiliki izin dalam menawarkan produk investasi atau tercatat sebagai mitra pemasar.

3. Memastikan jika terdapat pencantuman logo instansi atau lembaga pemerintah dalam media penawarannya telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Informasi mengenai daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang dapat diakses melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id.

Jika menemukan tawaran fintech peer to peer lending ataupun penawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat melaporkan melalui Kontak OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id. 

 



 
Novita Hidayani

Novita Hidayani

email: hidayaninovita@gmail.com facebook: Novita Hidayani twitter: @yfoundme

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan