logoblog

Cari

Tutup Iklan

Harga BBM Naik Per 1 Juli 2018

Harga BBM Naik Per 1 Juli 2018

Sumbawa Barat. Diskominfo - PT Pertamina (persero)  menaikkan harga beberapa jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 Juli 2018 pukul 00.00

Ekonomi

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
01 Juli, 2018 19:36:59
Ekonomi
Komentar: 0
Dibaca: 10353 Kali

Sumbawa Barat. Diskominfo - PT Pertamina (persero)  menaikkan harga beberapa jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) per 1 Juli 2018 pukul 00.00 WIB. Kenaikan BBM nonsubsidi ini berlaku di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh indonesia, namun di beberapa daerah memiliki harga yang bervariasi. 

Seperti di Provinsi Nusa Tenggara Barat, khususnya di Kabupaten Sumbawa Barat harga pertamax Cs berbeda dengan harga di pulau Jawa. Seperti yang dikutip dari www.pertamina.com, di NTB untuk harga Pertamax dari harga Rp9000 naik menjadi Rp9500 Perliter, Kemudian harga Pertamax Turbo dari Rp10.150 naik menjadi Rp10.700 Perliter. Sementara harga pertamina Dex dari Rp10.100 naik menjadi Rp10.500 perliter,  Harga Dexlite Rp8100 naik menjadi Rp9000 perliter.

 

Sedangkan Pertalite masih dibanderol Rp7800 perliter. Harga solar nonsubsidi, Premium dan Biosolar juga tidak berubah.

 

Sejalan dengan rilis resmi pihak Pertamina Indonesia, salah satu pengelola SPBU Brangrea,Kabupaten Sumbawa Barat, Multazam, yang dikonfirmasi melalui seluler bahwa mulai hari ini pihaknya juga sudah mulai menerapkan harga baru yang ditetapkan oleh PT Pertamina tersebut.

 

"Bahan Bakar yang tersedia disini adalah Pertamax, Pertalite, Premium dan Solar saja. Jadi khusus di Sumbawa Barat yang dirasakan naik cuma Pertamax saja, beberapa bahan bakar lain yang mengalami kenaikan tidak tersedia disini". Ungkapnya, Minggu (1/7). Ia juga mengungkapkan bahwa khusus di SPBU miliknya, BBM jenis Premium yang lebih banyak diminati masyarakat.

 

Baca Juga :


 

Salah satu konsumen pengguna BBM jenis Pertamax, Indra (29) yang sedang mengisi BBM di SPBU Brangrea tersebut mengaku bahwa dirinya baru mengetahui adanya kenaikan BBM ini. "Saya baru tahu sekarang mas, naiknya lumayan juga, karena dari dulu saya pakai Pertamax walaupun harganya naik, mau tidak mau harus pakai Pertamax," ungkapnya.

 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina, Adiatma Sardjito, seperti yang di kutip dari liputan6.com mengatakan, bahwa lebih dari 90 persen minyak mentah itu untuk pembentukan harga, apalagi sekarang indonesia telah menjadi negara pengimpor minyak, kenaikan ini dipengaruhi banyak faktor.

 

"Kenaikan harga bahan bakar minyak nonsubsidi itu dipengaruhi oleh terus meningkatnya harga minyak dunia dan menguatnya nilai tukar Dolar kepada nilai tukar Rupiah meski kontribusinya tidak begitu besar", tuturnya. Diskominfo Sumbawa Barat/Feryal/tifa.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan