logoblog

Cari

Tutup Iklan

Penyon

Penyon

Mungkin sebagian orang akan melihat Penyon atau Undur Undur Laut (Emerita sp.), Crustacea ini merasa geli dan ngeri untuk dijadikan makanan

Ekonomi

Kampung Media Karaya
Oleh Kampung Media Karaya
24 Mei, 2018 22:55:42
Ekonomi
Komentar: 0
Dibaca: 24157 Kali

Mungkin sebagian orang akan melihat Penyon atau Undur Undur Laut (Emerita sp.), Crustacea ini merasa geli dan ngeri untuk dijadikan makanan ringan atau penambah menu makanan saat berbuka puasa. Penyon ini adalah salah satu hewan laut yang berada di pinggir pantai yakni keberadaannya didalam pasir dan hampir sama jenis kulitnya dengan kepiting. Bentuknya yang bulat lonjong dengan kaki banyak menambahkan kegelian bagi orang yang melihatnya apalagi memakannya.

Naah, selain ikan laut, sayuran, snack, keripik, sate, kue, dan lain sebagainya, terdapat salah satu makanan yang berada di lapak Lapangan Pagutan Permai ini, namanya Penyon (Bahasa Sasak).

Dari sekitar 48 PKL yang ada di lapangan pagutan permai, salah seorang pedagang asal Ampenan Juleha, mencoba menjual Penyon, tak disangka, dari 25 kotak mika yang dibawa selalu habis terjual. Bahkan sebagain pembeli selalu tidak kebagian.

Juleha mengatakan, Penyon ini diperoleh di seputaran pinggir pantai ampenan dan dijual seharga 15 ribu rupiah untuk satu mika dengan isi sebanyak 20 sampai 23 penyon tergantung ukuran.

“Penyon ini, kadang-kadang ada, karena susah nyarinya karena hidupnya di dalam pasir. Saya suruh anak-anak dipantai untuk menangkap trus saya kasih upah,” tutur Juleha sambil malu dan menutupi wajahnya

Juleha menambahkan, kalau orang tahu dengan Penyon pasti mereka akan suka namun ada juga merasa geli dan merinding melihat bentuknya yang bulat dengan kaki banyak.

 

Baca Juga :


"Ada juga pembeli yang senang jika dia tahu apa tiu penyon, namun jika tidak tahu yaaa dia merasa merinding dan kegelian,” kata Juleha sambil memperagakan gaya orang yang merasa geli dengan Penyon.

Salah seorang pembeli Yusuf mengatakan Penyon ini salah satu makanannya sejak kecil bahkan menjadi faforitnya jika mulai musim penyon.

“Ini penyon paling saya suka sejak kecil, digoreng kering apalagi ditambah sambal beberok, waah enak sekali,” kata Yusuf sambil membeli satu bungkus Penyon.

Lain halnya dengan salah seorang Bapak-bapak yang tidak mau disebutkan namanya, saat datang di Lapak Juleh, Ia menayakan bungkusan yang ada di mika, setelah dia tahu itu Penyon, diapun merasa ngeri dan geli dan berlalu meninggalkan lapak milik Juleha.



 

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan