logoblog

Cari

Tutup Iklan

Ngopi Atau Alkohol..?

Ngopi Atau Alkohol..?

“tinggalkan minuman beralkohol, saatnya menikmati kopi cold brewed, karena rasanya benar-benar rasa kopi,”ajak Qwadru Putro Wicaksono bersemangat, sembari menunjukkan kopi racikanya.

Ekonomi

Suparman
Oleh Suparman
22 April, 2018 15:16:58
Ekonomi
Komentar: 3
Dibaca: 11033 Kali

“Tinggalkan alkohol dan saatnya menikmati ngopi,”ajak Qwadru Putro Wicaksono bersemangat, sembari menunjukkan kopi racikanya.

Qwadru Putro Wicaksono sebagai peracik sekaligus penjual kopi dengan metode cold brewed. Dia ingin menawarkan kebiasaan orang minum alkohol menjadi biasa minum kopi. Ini merupakan upaya yang dilakukan mas Nonok mengajak masyarakat NTB untuk meninggalkan kebiasaan mengkosumsi minuman beralkohol demi menjaga potensi wisata halal di Lombok khususnya, NTB pada umumnya.

Ia menyuguhkan kopi ini dengan aroma klasik di tengah keramaian carfreeday Udayana, Minggu (22/04). Peracik yang di sapa Mas Nonok ini, mulai meracik kopi dengan metode cold brewed  sejak tahun 2017 lalu.

Selama ini, banyak pemuda-pemuda yang memiliki Kebiasaan buruk mengkosumsi minuman beralkohol yang dapat merusak akal dan kesehatan. Kini telah hadir kopi dengan rasa khas sebenarnya. Kopi kali ini, disuguhkan dengan racikan cold brewed atau seduh dingin dengan kewangian aroma kopi yang tercium di arena Inspiratif Expo carfreeday Udayana. Kopi yang diracik tanpa gula ini, memberikan rasa khas pada kopi, berbeda dari kopi pada umumnya. 

Nah,,,, kopi yang membuat orang makin percaya diri adalah racikan kopi cold brewed yang bisa merubah kebiasaan minum alkohol menjadi minum kopi.

Cold brewed merupakan metode racik kopi dengan air dingin menggunakan mesin roasting. Maka tak heran jika harga mesin roasting cukup mahal, sebab proses roasting begitu penting. 

Memang dunia kopi ini cukup unik, siapa sangka proses menyeruput secangkir kopi nikmat ini harus melalui proses yang kompleks sebelum sampai di dalam cangkir.

Menurutnya, kenapa racikan kopi perlu dengan metode cold brewed  atau seduh dingin, sebab unsur dalam kopi akan terjaga ketika terjadi penguraian air dingin dengan unsur yang ada dalam kopi. Sedangkan, kopi yang diracik dengan air panas, maka unsur dalam kopi akan hilang ketika terjadi penguapan.

Untuk menjaga kualitas kopi, proses roasting sangat penting untuk menentukan karakter mana dan rasa dari kopi yang ingin dimunculkan. Banyak orang yang belum memahami ini, meroasting dengan asal-asalan tanpa mempelajari karakter utama dari kopi itu sendiri. Hal ini bisa mengakibatkan menurunnya kualitas kopi yang akan dinikmati. 

Banyak orang yang membanggakan metode roasting kopi secara tradisional menggunakan panic atau kompor goreng. Hal ini tentunya tidak akan menghasilkan kualitas roasting yang stabil, dan hasil roasting pun tidak akan merata yang memberikan dampak negatif ke dalam rasa kopi.

 

Baca Juga :


Kemudian lanjut Mas Nono, peran petani dalam proses pemanenan sangat berpengaruh terhadap kualitas kopi, dari pemetikan biji kopi dengan tingkat kematangan yang merata sampai dengan proses penjemuran. Jika penjemuran kopi lansung di atas tanah, sedangkan sifat kopi dapat menyerap aroma disekitarnya. Maka tidak heran kopi rasa tanah dan rumput. Sedangkan cara yang benar untuk jemur kopi adalah membuat bedengan yang tinggi sekitar 75 cm di atas tanah. 

Menurut Yoyo Wardoyo dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Perhotelan Budi Luhur (Lp3Bl) Senggigi Lombok Barat, sebagai penikmat kopi cold brewed, juga ikut hadir  meramaikan Inspiratif Expo Udayana.

“terus terang kopi ini sangat spesial. Sebelumnya, saya sangat trauma dengan kopi. Saya pernah menikmati kopi pada umumnya dan mengalami kondisi seperti orang mabuk,”jelasnya.

Selama satu tahun,  ia tidak pernah minum kopi lagi. Setelah Mas Nono peracik kopi cold brewed memperkenalkan kopi ini kepadanya. Awalnya ia sangat khawatir dengan kopi. Namun, ketika ia mencoba kopi cold brewed, rasanya berbeda, badan terasa segar dan berkeringat seperti orang yang berolahraga. Gara-gara kopi ini, ia kembali menikmati kopi.

“syaratnya tidak memakai gula, ternyata nikmatnya kopi yang kita konsumsi tanpa gula, dapat kita bedakan  dengan jenis rasa kopi yang berbeda-beda,”tambahnya 

Sementara itu, M. Jufrin salah seorang guru di SMAN 5 Mataram menjelaskan proses pembuatan kopi dan kenikmatan kopi tersebut. Selain itu, kopi yang disuguhkan tanpa gula ini, memiliki unsur obat yang lebih besar pengaruhnya terhadap kesehatan. 

“memang dia menggunakan kopi yang berkualitas, sebab Mas Nonok memilih biji-biji kopi dengan tingkat kematangan yang khusus. Setelah saya menikmati kopi ini, walaupun saya maag tapi tidak terpengaruh. Itulah kelebihan kopi ini,”ungkapnya sembari menikmati kopi tersebut. []



 
Suparman

Suparman

nama Suparman, biasa di panggil Man. lahir di desa O,o Kec. Dompu, Kab. Dompu pada Tanggal 12 Februari 1992. anak pertama dari enam saudara. saya lahir dari pasangan Bapak A. Talib dengan Ny. Uniriyah.

Artikel Terkait

3 KOMENTAR

  1. Suparman

    Suparman

    03 Mei, 2018

    coba dulu kopi cold brewed mas


  • KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    28 April, 2018

    saya takut minum kopi tak bisa tidur dan mag kumat


  • Agus Mulyadin

    Agus Mulyadin

    28 April, 2018

    Mantap tulisannya. Nampir juga ke sini yuk http://www.nabilagusm.club


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan