logoblog

Cari

Tutup Iklan

Rakor Kemiskinan d Lobar

Rakor Kemiskinan d Lobar

Pemerintah kabupaten lombok barat melalui badan perencana pembangunan daerah (BAPPEDA) lombok barat adakan rapat koordinasi dengan seluruh tim koordinasi penanggulangan kemiskinan

Ekonomi

KM Rinjani Lombok
Oleh KM Rinjani Lombok
28 November, 2016 15:33:17
Ekonomi
Komentar: 0
Dibaca: 6849 Kali

Pemerintah kabupaten lombok barat melalui badan perencana pembangunan daerah (BAPPEDA) lombok barat adakan rapat koordinasi dengan seluruh tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah (TKPKD) di aula utama kantor bupati lombok barat Senin, (28/11)
Kegiatan tersebut di ikuti oleh kepala SKPD, Kecamatan, tokoh masyarakat dan dari perwakilan pondok pesantren.
Sekretaris bappeda kabupaten lombok barat Sri muryaningsih mengatakan, rapat kordinasi tersebut merupakan rapat koodinasi yang kedua . Adapun tujuan dari rapat koordinasi tersebut untuk memanfaatkan data dan meningkatkan peran TKPKD di lombok barat. Adapun nara sumber yang memaparkan yakni dari Bappeda Lombok Barat dan dari TP2K pusat. Selain itu panitia juga mengharapkan pokja agar mempertajam program untuk menurunkan angka kemiskinan di lombok Barat
Bupati H.Fauzan Khalid dalam sambutannya menyampaikan dengan rapat ini kita banyak berbicara terkait isu isu nasional terkait kemiskinan. Oleh karena itu bupati berpesan kepada seluruh peserta rakor untuk di tindak lanjuti dengan program program. Selain itu menurut Fauzan
kemiskinan sama umurnya dengan manusia itu terus ada katanya Kemisnkinan di indonesia ibarat piramida yang posisi dibawah semakin banyak. Dengan jumlah tersebut kemiskinan semakin banyak temannya. Kalau di negara maju tentu terbalik dari indonesia yakni masyarakat miskinnya sedikit. Dengan demikian rapat kordinasi yang diadakan Bappeda dapat memberikan solusi terbaik dengan melibatkan semua skpd.Dan semua program SKPD harus bersinergi dengan seluruh SKPD terkait yang menangani kemiskinan. Secara tehnis tingkat kemiskinan di lobar lebih tinggi rata rata propinsi NTB. Namun bupati fauzan khalid optimis mampu turunkan secara cepat dengan alasan banyak program
Program yang sedang dilakukan untuk menurunkan angka kemiskinan, fauzan juga ajak jadikan kemiskinan menjadi tanggung jawab bersama harapnya.
Untuk itu diharapkan kedepan agar setiap rapat kordinasi tingkat kabupaten untuk melibatkan pemerintahan yang paling bawah yakni desa apalagi anggaran desa dianggap cukup besar untuk membantu menurunkan kemiskinan.
SKPD juga diharapkan bupati agar aktif dalam membahas kemiskinan selain memberikan masukan. Pasalnya kemiskinan bukan tanggung jawab pejabat tapi tugas bersama selain tugas agama yang diamanahkan.

Edy Saprizal dari TP2K pusat  menggambarkan persentase penduduk miskin lombok barat pada tahun 2015 adalah 17, 38% tertinggi ke 5 di NTB. Ia juga menyampaikan, capaian terakhir tersebut naik dibandingkan tahun sebelumnya 17,11% selama lima tahun terakhir penurunan persentase penduduk miskin kabupaten lombok barat kosisten turun dari tahun ketahun 2011, 19,70% menjadi 17,11% ditahun 2014 namun naik di tahun 2015 katanya.
Hadir pada rakor TKPKD tersebut inspektur inspektorat, kepala dinas kesehatan, sosial, ketahanan pangan, dukcapil, perindaq, perhubungan, kepala kantor kementrian agama lombok barat dan camat se kabupaten lombok barat. (wardi) -03

 

Baca Juga :




 
KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok

KM Rinjani Lombok diinspirasi oleh tekad bersama sesama anggota untuk membangun informasi produktif, komunikatif dan aspiratif di seputar Lobar dan gumi Lombok umumnya. Anggota: Hernawardi (Ketua), Fathurrahman, Ardipati, L. Suhaemi, Rian F, L. Budi D. Hp

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan