logoblog

Cari

Istri Dirumah Usaha Jamur

Istri Dirumah Usaha Jamur

Setelah sekian tahun bergelut di usaha multimedia, saya  mencoba mencari usaha yang modelnya usaha diam ditempat agar dengan mudah bisa dikelola

Ekonomi

Kampung Media Karaya
Oleh Kampung Media Karaya
24 Mei, 2016 10:52:52
Ekonomi
Komentar: 0
Dibaca: 31524 Kali

Setelah sekian tahun bergelut di usaha multimedia, saya  mencoba mencari usaha yang modelnya usaha diam ditempat agar dengan mudah bisa dikelola oleh istri dirumah, maklum istri saya adalah anggota DPR alias kerja di DAPUR sebagai ibu rumah tangga. Mengurus usaha dan keuangan  dirumah menurut saya sangat cocok bagi istri walaupun hanyalah tamatan Universitas Veteran Jakarta jurusan Akuntansi dan pernah mengajar matematika di SMP dan Akuntansi di SMA sekitar 2 tahunan di Pondok Pesantren Darul Falah Pagutan .

Berawal dari bambu bekas atap Musholla Al Islah dekat rumah di jalan banda seraya pagutan barat pondok indah,  bambu rencananya akan di bakar, saya pun meminta bambu itu.  “Daripada dibakar bambu itu, biar saya yang pakai untuk membuat rak jamur tiram” kata saya kepada pengurus Musholla Al Islah. Nah dari situlah saya mencoba membuat rak dari bambo bekas, Alhamdulillah dengan kerja sendiri tanpa ada tukang jadi juga rak jamur dengan kafasitas 3000 baglok.

Usaha jamur tiram cukup menjanjikan jika kita pandai merawat hingga tumbuh subur.  Tahap pertama modal awal sekitar 1 juta 250 ribu saya pesan di bilatepung gerung  500 baglok (Baglok, bibit tempat numbuhnya jamur)  harga satu baglok 2500 dikasih korting 500 rupiah  padahal harganya 3000 rupiah per baglok (maklum tempat saya beli teman lama). Teman tempat saya pesan mengatakan kenapa anda pesan 500 baglok nanti kurangan, paling tidak anda pesan 1000 sampai 2000. Saya mengatakan, kenapa saya pesan 500 baglok dulu karna saya ingin pelajari bagaimana numbuhnya jamur tiram ini disamping mencari peluang pasar.

Menurut saya, hitungan bisnisnya, walaupun pendapatan kecil namun rutin. Dalam 2 kali numbuh jamur kita bisa mengembalikan harga baglok, contohnya, harga baglok 3000 sedangkan sekali panen untuk satu rumpun jamur dalam satu baglok kita bisa jual jamur 1500 perbungkus, jika dalam satu baglok tumbuh jamur sampai 2 rumpun maka kita bisa jual 3000.

Dengan memanfaatkan gudang ukuran 3,5 meter kali 4 meter dekat dapur  rak jamur dan 500 baglokpun siap, melalui perawatan yakni menyiram pagi sore  ruangan jamur dan membuat hawa dingin dan lembab sedikit sinar matahari, Alhamdulillah bibit jamurpun numbuh dan mulai dipasarkan walaupun awal panen sekitar bulan lalu dapet panennya hanya 3 sampai 4 ons sehari..

 

Baca Juga :


Seiring berjalannya waktu permintaan pasar mulai nampak disusul banyak numbuhnya jamur. Saya pun memesan lagi 500 baglok untuk tahap kedua. Dan sekarang 500 baglok  tahap kedua ini masih dalam proses pembentukan inti tempat numbuhnya jamur paling lama sekitar 1 bulanan baru bisa di buka penutup ujung dari baglok. Kedepan penambahan baglok dan perluasan areal pembibitan akan terus berjalan seiring dengan perkembangan pasar…

Alhamdulillah dalam sehari, saat ini bisa panen setengah sampai 1 kilo perhari, selain di jual dipasar tradisional juga dibuat dalam bentuk crispy oleh istri dirumah namun belum dipasarkan masih sebatas konsumsi sendiri sambil mempelajari berbagai macam rasa crispy dan bentuk crispy yang cocok atau layak jual. () -03



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan