logoblog

Cari

Tutup Iklan

Pertamini Wajah Baru Bensin Eceran

Pertamini Wajah Baru Bensin Eceran

KM Lingsar- Usaha penjualan bensin eceran dari dulu masih menggunakan cara manual seperti menggunakan botol minuman sebagai wadah untuk menjajakan kepada

Ekonomi

KM. Lingsar
Oleh KM. Lingsar
02 November, 2015 21:50:21
Ekonomi
Komentar: 0
Dibaca: 6677 Kali

KM Lingsar- Usaha penjualan bensin eceran dari dulu masih menggunakan cara manual seperti menggunakan botol minuman sebagai wadah untuk menjajakan kepada pengendara, namun sekarang penjual Bensin Eceran mulai berbenah dari model kemasan yang awalnya menggunakan botol kini sudah berubah dengan peralatan pompa bensin mini yang diberi nama Pertamini. Hal itu dilakukan untuk tetap menjaga minat pembeli bensin eceran.

Usaha ini sebenarnya konsep utamanya sama dengan jualan bensin eceran pada umumnya. Letak perbedaannya tentu saja dari alat jual yang lebih modern yakni menggunakan mesin Pertamini Elektrik.

Sebagaimana disampaikan H. Si’in Warga Desa Sigerongan Kecamatan Lingsar yang telah beralih ke Pertamini untuk menjual Bensin Eceran.

Kepada KM Lingsar Dia mengatakanselama ini pembeli beranggapan bahwa ukuran dengan menggunakan botol itu kurang dari satu liter. Untuk mengurangi anggapan itu, maka kami mempunyai inisiatif merubah bentuk kemasan dan pelayanan terhadap pembeli yakni dengan menggunakan bentuk pertamini” Ungkapnya.

Mesin Pertamini Elektrik sama halnya dengan mesin bensin yang ada di SPBU pertamina, yang membedakan adalah ukurannya yang lebih kecil sehingga lebih mudah dalam pengangkutan. Kapasitas standarnya sekitar 210 liter namun bisa di tambah dengan cara menyambungkan selang langsung ke tabung utama.

 

Baca Juga :


H. Si’in menambahkan “Untuk membuka pertamini ini harus mempunyai modal yang lumayan besar dikisaran 10 -11 Juta Rupiah, dengan rincian untuk membeli gerobak pertamini ini lengkap seharga Rp 8 juta dan selebihnya untuk membeli peralatan pelengkap dan bensin modal pertama” Katanya,

“Dengan modal sebesar itu memang sulit membuka usaha pertamini, akan tetapi mau gimana lagi demi menjaga kepercayaan pembeli eceran, ya tetap harus melakukan pembenahan dari pelayanan.” pungkasnya. [] - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan