logoblog

Cari

Tutup Iklan

Kreasi Langka Mendulang Laba

Kreasi Langka Mendulang Laba

Pernahkah kita berfikir bagaimana pekerjaan mencari kita, bukan sebaliknya kita yang mati-matian mencari pekerjaan bahkan sampai menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya?

Ekonomi

KM. Puspalaya
Oleh KM. Puspalaya
05 Februari, 2015 23:12:43
Ekonomi
Komentar: 7
Dibaca: 11318 Kali

Pernahkah kita berfikir bagaimana pekerjaan mencari kita, bukan sebaliknya kita yang mati-matian mencari pekerjaan bahkan sampai menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya? . saya yakin hampir 90% masyarakat Indonesia yang usianya sudah masuk kategori usia kerja akan berfikir bagaimana menghasilkan uang dan mendapatkan pekerjaan yang cocok.

Nah, untuk bisa menciptakan kondisi dimana pekerjaan terasa mudah diperoleh dan bahkan datang menghampiri kita, maka kita membutuhkan keahlian (skill) yang unik dan langka. Sebab segala sesuatu yang berbau unik dan langka serta banyak dibutuhkan oleh manusia, secara otomatis akan menghasilkan nilai ekonomi berupa keuntungan sehingga rupiah akan senantiasa mengisi ruang-ruang kosong dalam brangkas anda. Tapi tidak cukup sampai disitu, mental  entrepreneur yang tangguh dan ngeyel (pantang menyerah) harus bersemayam dalam tubuh dan spirit kita, sebab hanya itu yang bisa membuat kita bisa bertahan dalam keras dan kejamnya perang dunia usaha (world war effort).

Membuktikan teori di atas, jauh di salah satu sudut kampung di Lombok Tengah, tepatnya di dusun Puspalaya telah muncul entrepreneur baru yang telah menerapkan teori-teori tersebut secara otodidak. Meskipun belum berkembang besar karena masih dijalaninya sendiri dan terbatas modal, usaha pembuatan tas dari bahan kain dan bermotif unik yang dibuat berdasarkan pesanan dan selera konsumen (consumer tastes), telah membuatnya sangat sibuk dengan melimpahnya pesanan (order) yang datang dari para pelajar.

Kondisi ini tentu tidak tercipta secara abra-kadabra, tetapi butuh waktu dan proses yang panjang serta rintangan yang tidak mudah sampai ditemukannya formula yang tepat untuk sebuah produk yang bernilai sepadan dengan produk-produk perusahaan besar yang sering kita temukan di toko-toko maupun supermarket yang menjual produk yang sama.

Ketertarikan para konsumen dengan produk baru yang dianggap unik ini, memancing penulis untuk menelusuri rahasia yang tersembunyi dibalik order yang melimpah. Setelah ditelusuri penulis, ternyata interest mereka terhadap produk bu Tina (sang produsen) disebabkan oleh banyaknya keunggulan yang bisa diperoleh dibandingkan produk-produk sejenis yang di jual di toko. Selain tahan lama, produk bu Tina bisa dipesan sesuai selera bahkan jika berkeinginan nama sang pemilikpun bisa diabadikan pada tas yang dipesan, dan yang lebih menarik lagi, bu Tina memberikan garansi selama 6 bulan pada setiap jenis produknya untuk diperbaiki dengan tanpa biaya (gratis) jika jahitannya rusak atau terlepas.

Produk tas kain ini terus berkembang sesuai perkembangan tren mode, sebab bu Tina bukanlah wanita yang apatis terhadap perkembangan mode kekinian. Dia selalu minta tolong kepada suaminya untuk senantiasa browsing model-model tas terbaru yang sedang tren, sehingga setiap model produk yang dikeluarkan selalu diminati dan langsung laku terjual.

Selanjutnya, jika bicara tentang prospek kedepan. Produk ini merupakan produk primer bagi para pelajar, hal inilah yang akan menentukan stabilitas produk dalam jangka panjang, terlebih lagi jika produk yang dihasilkan mengikuti perkembangan mode terbaru. Jika dilihat dari sisi finansial, produk ini sangat berprosfek untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan kemajuan usaha, sebab tidak semua tukang jahit bisa membuat tas. Hal inilah yang membuat penulis memandang skill ini sebagai skill unik yang menghasilkan kreasi langka.

Untuk menjaga stabilitas usaha ini, maka produk-produk yang dihasilkan harus dapat memenuhi setiap order yang masuk. Oleh karena itu dibutuhkanlah upaya pengembangan usaha dengan merekrut beberapa karyawan untuk membantu setiap order yang masuk agar bisa terpenuhi sesuai target dan perjanjian dengan para pelanggan. Maka dengan dasar itulah bu Tina mencoba melatih beberapa orang keluarga dan tetangga dekat agar bisa membantu memenuhi setiap order yang masuk sesuai perjanjian dengan para pelanggan.

 

Baca Juga :


Semoga artikel ini dapat menjadi inspirasi bagi para wirausaha khususnya ibu-ibu rumah tangga yang sudah memiliki skill dasar menjahit untuk lebih mengembangkan daya kreasinya guna memperoleh tambahan pennghasilan menuju kehidupan yang lebih baik di masa depan. (hery) - 01

 

 

 

 

 



 
KM. Puspalaya

KM. Puspalaya

KM. Puspalaya ingin menyampaikan kondisi riel masyarakat puspalaya dan sekitarnya dalam aspek budaya, pendidikan, olah raga, ekonomi kreatif, kegiatan sosial,dll. Koordinator : Hery, Bq.Siti Martina. Contact Person : 081 7577 3391

Artikel Terkait

7 KOMENTAR

  1. KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    07 Februari, 2015

    yang namanya teori bu, itu sudah melaui uji coba baru akan diuji kebenarannya lagi


  • KM JONG CELEBES

    KM JONG CELEBES

    07 Februari, 2015

    teori yang anda pakai dalam tulisan anda itu teori apa namnya, dan pakar atau ilmuan siapa yang menciptakan teori tersebut. Apakah selamanya teori yang anda maksud dapat dipertanggungjawabkan pada berbagai obyek permasalahan yang terkait.


    1. KM. Puspalaya

      KM. Puspalaya

      09 Februari, 2015

      secara ilmiah sebuah teori memang harus bernama dan berpakar bung JC, coba baca baik2 dulu bahwa apa yg dipaparkan pd paragraf diatas adalah sebuah deskrifsi tentang realita dilapangan dan teori kehidupan tentang kelangkaan yg identik dg nilai ekonomi tinggi. baca lagi buku IPS anda waktu SMP bung !!!


    2. KM. Puspalaya

      KM. Puspalaya

      08 Februari, 2015

      Jong...jong!!!


  • KM Kaula

    KM Kaula

    06 Februari, 2015

    luar biasa biat ibu tina, tapi penting di pertimbangkan juga bahwa menjiplak hasil karya orang, ada konsekwensinya sehingga jangan jiplak keseluruhannya tapi harus lebih banyak modifikasinya sehingga akan hilang kesan aslinya.


    1. KM. Puspalaya

      KM. Puspalaya

      09 Februari, 2015

      saudara Kaula...sebuah karya dikatakan menjiplak jika kita mengambilnya 100% jadi contoh. tapi bu tina tidak, browsing di internet dg melihat perkembangan mode adalah keniscayaa untuk sebuah kemajuan. baca kisah2 org sukses di dunia bagaimana mereka semua selalu punya inspirasi dlm sebuah temuannya dan bu tina tdk menjiplak seperti yg anda yakini.lihat dan saksikan sendiri dg datang ke dusun puspalaya barat desa arjangka kec. pringgarata ne no. hpnya 08175773391. ditunggu call-nya segera!!!!!


    2. KM. Puspalaya

      KM. Puspalaya

      08 Februari, 2015

      hehe....


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan