logoblog

Cari

Tutup Iklan

Nikmatnya Makan Bersama di Sawah

Nikmatnya Makan Bersama di Sawah

Setelah musim panen berlalu tibalah saatnya petani mulai sibuk untuk persiapan musim tanam, mulai dari menebar benih sebagai persiapan awal untuk

Ekonomi

Desa Mekar Sari Narmada
Oleh Desa Mekar Sari Narmada
26 Oktober, 2014 12:01:03
Ekonomi
Komentar: 1
Dibaca: 88377 Kali

Setelah musim panen berlalu tibalah saatnya petani mulai sibuk untuk persiapan musim tanam, mulai dari menebar benih sebagai persiapan awal untuk mengawali ikhtiar menjaga kelangsungan hidup mereka bersama keluarga. Seperti yang dilakukan sebuah keluarga kecil didusun Babakan Desa Badrain Kecamatan Narmada Lombok Barat. Adalah Rahman bersama istri Muniah menjalani aktifitas sehari hari sebagai seorang petani.

Bermodalkan 50 are sawah yang merupakan warisan dari orang tuanya pria 40 tahun dengan 2 orang anak itu terbilang istiqomah dalam menjalankan profesinya sebagai seorang petani, dari awal bulan Oktober ini Rahman sudah mulai terlihat agak sibuk karena sedang menyiapkan lahan miliknya untuk menanam padi, rencananya hari ini Minggu 26 Oktober 2014 dia akan melakukan penanaman setelah selesai  mempersiapkan segala sesuatu seperti menyemai benih, mengolah tanah dengan membajaknya.

Tidak semua rangkaian pekerjaan itu dikerjakan sendiri bersama istri karena dari awal Rahman memanfaatkan jasa buruh tani yang ada dikampungnya. Seperti untuk mengolah tanah dan membajak dia mempercayakan pekerjaan itu kepada tetangganya Minaseh yang mempunyai traktor, dengan upah 400 ribu rupiah per 50 are sawah Minaseh membutuhkan waktu hanya dua hari untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Menjadi seorang petani adalah profesi yang sangat menyenangkan karena disamping penghasilan yang bisa menopang perekonomian keluarga juga waktu serta management kita yang ngatur sendiri. Jauh lebih nikmat ketimbang menjadi karyawan karena saat muda dulu saya pernah bekerja jadi karyawan disebuah perusahaan swasta.” Ungkap Rahman saat bercerita tentang kehidupannya.

Dari kemarin  dia sudah tampak sibuk karena dari pagi hingga sore menjelang terbenam matahari Rahman terlihat tidak beranjak dari hamparan sawahnya yang berjarak sekitar 500 meter dari tempat tinggalnya, sementara istrinya Muniah dirumah sibuk menyiapkan makanan buat suami dan buruh tani yang berjumlah 10 orang yang akan membantunya menanam padi, dalam bahasa sasaknya lowong.  

 

Baca Juga :


Dising hari saat matahari tepat berada diatas kepala dengan terik panas seakan membakar kulit, dari kejauhan terlihat Muniah datang menyusuri pematang sawah dengan membawa bakul berisi makanan untuk santap siang diatas kepalanya. Menurut Barisah salah seorang buruh tani yang ikut bekerja menanam padi, makan bersama disawah terasa sungguh sangat nikmat, meski hanya dengan lauk seadanya seperti sayur urap, tempe goreng dan sambel ikan teri namun terasa begitu enak apalagi ditambah suasana hijaunya deretan pohon turi disepanjang pematang sawah dan hembusan angin sejuk pedesaan.

Aktivitas dengan suasana seperti inilah yang sangat diresapi dan dinikamati oleh Rahman serta istrinya sehingga mereka berdua menjadi keluarga yang istiqomah dalam menjalani kesehariannya sebagai seorang petani. Dan mereka juga sangat berharap bisa menyekolahkan kedua buah hati mereka sampai perguruan tinggi dari hasi menjadi seorang petani. (Abdul Satar) -01



 
Desa Mekar Sari Narmada

Desa Mekar Sari Narmada

Posisi di Narmada Kabupaten Lombok Barat NTB TIM : Abdul Satar, Zikrul Hamdani, Rizal Basri, H Abd. Rahim Salim, Abdul Mustar, Maryatun Hasanah Email : satar.tempit@gmail.com HP : 087864350004

Artikel Terkait

1 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    27 Oktober, 2014

    apa lagi waktu makan disawah dengan nasi hangat dan sambal goreng di tambah potongan kaki Ayam dan ikan bakar. huuuh nikmatnya terasa lebih.


 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan