logoblog

Cari

SANG PEMULUNG PENCARI NAFKAH

SANG PEMULUNG PENCARI NAFKAH

                  Di suatu hari ketika asyiknya seseorang berbincang-bincang dengan teman-temannya, Datanglah seorang pemulung sedang mencari barang-barang bekas. Kesana kemari menengok sana

Ekonomi

Abi Muhas
Oleh Abi Muhas
14 Mei, 2014 12:17:18
Ekonomi
Komentar: 0
Dibaca: 13477 Kali

Di suatu hari ketika asyiknya seseorang berbincang-bincang dengan teman-temannya, Datanglah seorang pemulung sedang mencari barang-barang bekas. Kesana kemari menengok sana sini dia berharap isi karungnya penuh dengan barang-barang. Dan tanpa sengaja seseorang itu melihatnya, kemudian dia memanggil pemulung tersebut “kemari heb, ini ada botol aqua, teh gelas dan lain-lainnya”.

Maka Si Pemulungpun datang menghampiri Seseorang itu, sambil menatap Iapun mengambil barang-barang rongsokan pada umumnya, tapi pada hakikatnya Ia mengambil kebutuhan dan keperluan hidupnya, yang nantinya Ia bisa jual untuk keperluan mengisi asap dapur, untuk mengisi persendian-persendian yang kosong. dan bisa membagikan hasilnya kepada keluarganya.

Setelah Ia mengambil semua isi dalam bak sampah, kemudian Ia mengangguk mengisyaratkan sudah selesai dari mengait barang-barang yang ada. Kemudian Seseorang itu berkata kepada Si Pemulung “ Besok-besok kesini lagi yaa heb, selow aja hehe”. Kemudian Ia tersenyum dan mengangguk seraya pamitan ingin mencari dan mencari hingga penuh isi “kehidupan “ alias isi karung.

Dari kejadian ini, Seseorang berfikir, apapun bentuk dan cara orang mencari nafkah selagi halal, maka ia Berkah, dan berkah itu walaupun sedikit mencukupi, walaupun sedikit tapi hati tentram, dan tak Luput Ia harus berTAQWA kepada yang MAHA KUASA. Semoga yang menulis ini juga begitu. Amiiin…….. Sekian dulu yaa Assalamu Alaikum…… :) - 01

 

Baca Juga :


Ilustrasi foto..net



 
Abi Muhas

Abi Muhas

Tinggal di Lombok Utara... Ilmu itu penting, tetapi mengamalkannya jauh lebih penting... masih belajar.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2020 | Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan